Jakarta (ANTARA) - Setelah beberapa waktu terakhir beredar sebagai rumor, OnePlus akhirnya mengonfirmasi bahwa mereka tengah mengembangkan konsol gim genggam.
Dilansir dari Gizmochina pada Rabu (15/4) waktu setempat, konfirmasi tersebut disampaikan oleh Presiden OnePlus, Li Jie, dalam sebuah siaran langsung yang menampilkan sketsa konsol portabel pertamanya.
Dalam tayangan tersebut, Li memperlihatkan ilustrasi sederhana konsol gim genggam, yang sedang mereka siapkan.
Meski belum mengungkapkan detail spesifikasi, bentuk perangkat menunjukkan kemiripan dengan konsol portabel pada umumnya.
Sebelumnya, bocoran dari pembocor teknologi Digital Chat Station mengungkap desain konsol gim tersebut dilengkapi tombol di bagian bahu, kamera belakang, serta pegangan berwarna.
Baca juga: OnePlus Ace 6 Ultra dikabarkan pakai Dimensity 9500, baterai 8.500mAh
Hingga kini, OnePlus belum mengumumkan spesifikasi resmi. Namun berdasarkan bocoran yang beredar, perangkat ini kemungkinan akan memiliki layar sekitar 8 inci dan menggunakan chipset kelas flagship dari MediaTek.
Salah satu aspek akan menjadi pembeda dari konsol genggam lainnya adalah aspek kontrolnya. Konsol OnePlus difokuskan untuk pengalaman bermain gim berbasis layar sentuh, alih-alih mengandalkan tombol fisik seperti konsol genggam pada umumnya.
Karena fokus pada interaksi layar sentuh, OnePlus merancang perangkat ini dengan meningkatkan respons sentuhan, mengurangi latensi, serta mendukung refresh rate tinggi untuk pengalaman bermain yang lebih mulus.
Selain itu, konsol ini juga akan mendapatkan optimasi sistem untuk gim populer seperti Delta Force dan PUBG Mobile, serta dibekali baterai berkapasitas besar dan kemungkinan sistem pendingin aktif.
Selain konsol gim, dalam kesempatan yang sama OnePlus juga memperkenalkan ponsel OnePlus Ace 6 Ultra yang ditenagai chipset Dimensity 9500 dan layar dengan refresh rate 165Hz.
Baca juga: OnePlus 15T debut dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Baca juga: OnePlus 15T hadir dengan desain ringkas dan baterai 7.500mAh
Baca juga: OnePlus 15T disebut bakal punya baterai lebih besar dan lensa periskop
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































