Putri Mahkota Swedia tinjau dan belanja kerajinan khas NTB

2 hours ago 4
Putri Victoria tertarik membeli kain tenun karena melihat warna yang digunakan memakai pewarna alami

Mataram (ANTARA) - Putri Mahkota Swedia Victoria menyambangi pusat kerajinan dan industri kreatif Bale Kita Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlokasi di Kompleks Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Kota Mataram, Sabtu.

Dalam kunjungannya ke Bale Kita NTB ini, Putri Mahkota Victoria diterima langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia Iqbal.

Selama di Bale Kita NTB, Putri Mahkota Victoria berkeliling dan melihat secara langsung sejumlah produk hasil kerajinan khas NTB, mulai dari kain tenun, mutiara, makanan olahan, souvenir, dan lainnya.

Selain melihat hasil produk yang dihasilkan IKM di NTB, Putri Mahkota Swedia juga membeli sejumlah produk di antaranya kain tenun (wastra), dan mutiara.

Baca juga: Ketua Umum Dekranas dorong hemat energi jadi gaya hidup masyarakat

Tidak hanya itu, Putri Mahkota Swedia juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah perwakilan IKM dari Desa Sambik Elen, Kabupaten Lombok Utara yang mendapatkan bantuan program pembinaan dan pelatihan dari United Nations Development Programne (UNDP) pasca bencana gempa bumi pada 2018 silam.

Dalam dialog tersebut, Putri Mahkota Swedia mendengarkan paparan dan apresiasi dari sejumlah perajin atas bantuan program pembinaan dan pelatihan yang diberikan UNDP pada masyarakat terdampak bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara pada 2018 silam.

Tak hanya mendengarkan Putri Viktoria juga mengajukan beberapa pertanyaan sekaligus apresiasi atas keberhasilan masyarakat setempat yang pulih dan bangkit setelah di timpa bencana gempa bumi pada 2018 silam setelah mendapatkan program pembinaan dan pelatihan bantuan UNDP dan pemerintah daerah setempat baik provinsi maupun Kabupaten Lombok Utara.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menilai kunjungan Putri Mahkota Victoria dari Swedia sebagai kehormatan sekaligus peluang strategis untuk memperkenalkan potensi NTB ke masyarakat internasional, khususnya Swedia.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Lalu Wiranata, mengakui sejumlah produk khas NTB laku dibeli Putri Victoria, mulai dari mutiara, dan kain tenun wastra.

"Ada yang dibeli, cuman berapa nilai kami belum catat. Yang jelas ada di beli, ada mutiara dan kain tenun," ujarnya.

Wiranata mengakui Putri Victoria tertarik membeli kain tenun karena melihat warna yang digunakan memakai pewarna alami.

"Kalau orang Eropa itu wajib punya kain-kain dengan pewarna alami. Tadi sempat tanya kain menggunakan serat alam," katanya.

Selain Bale Kita NTB, Putri Mahkota Victoria dijadwalkan mengunjungi sejumlah proyek yang telah berjalan maupun yang sedang dikembangkan selama kunjungan dua hari di NTB pada 5-6 September 2026.

Baca juga: BI Bali tingkatkan pangsa pasar UMKM wastra dan kerajinan di KKI

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |