Kesbangpol: Ormas miliki peran jaga ketertiban dan keamanan Jakarta 

2 hours ago 7

Jakarta (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta menyebutkan 32 ribu lebih organisasi kemasyarakatan (ormas) di ibu kota memiliki peran menjaga ketertiban dan keamanan wilayah Jakarta.

"Di Jakarta, jumlah ormas lebih dari 32 ribu, meskipun yang melaporkan secara resmi tidak mencapai itu. Tetapi dengan angka 32 ribu itu, peran ormas menjaga ketertiban juga," kata Analis Data dan Informasi Bakesbangpol DKI Jakarta, Bastian Widyatama dalam siniar yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Kesbangpol sebagai fasilitator melalui forum-forum binaan antara lain perwakilan setiap provinsi, perwakilan etnis dan forum kerukunan umat beragama, juga ikut menjaga keamanan dan kerukunan di Jakarta.

“Bagaimana menjaga stabilitas keamanan lewat forum-forum ini. Karena mereka menjadi garda terdepan di masyarakat, di lapangan,” kata Bastian.

Kesbangpol juga, sambung dia, melakukan fungsi deteksi dini untuk mencegah konflik terjadi.

Dalam kesempatan itu, Bastian mengakui masyarakat Jakarta perlu berpikir kritis terhadap kebijakan nasional dan provinsi. Namun, sebaiknya jangan mudah terprovokasi dan tetap menjadi pribadi yang toleran.

“Selama kita toleran dengan satu dan yang lain, akan menjadi peluang yang sangat bagus untuk bergotong royong. Jakarta kota global akan bisa terwujud,” kata dia.

Adapun Jakarta mendapatkan peringkat satu dalam Indeks Harmoni Indonesia 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.

“Kerukunan di Jakarta dihargai dan cukup baik. Harapannya bisa kita pertahankan dan ke depan bisa saling bersinergi antara masyarakat dan pemerintah maupun antarmasyarakat itu sendiri,” kata Bastian.

Baca juga: Ormas di Jakarta diajak berperan aktif jaga stabilitas keamanan

Baca juga: Polda Metro Jaya gandeng ormas untuk jaga kamtibmas di Jakarta

Baca juga: Rano ajak ormas ikut rumuskan pemajuan budaya Betawi

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |