Putin: Kedekatan pemimpin dasari hubungan Rusia-China

2 weeks ago 22

St Petersburg (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (4/6) mengatakan hubungan erat antara kepala negara Rusia dan China telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi kedua negara untuk terus membuka prospek baru dalam hubungan bilateral.

Putin menyampaikan pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan yang diajukan oleh Presiden Kantor Berita Xinhua Fu Hua dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (St. Petersburg International Economic Forum) ke-29 yang dibuka pada Rabu (3/6). Pada Kamis, Putin bertemu dengan para pemimpin dari 13 kantor berita internasional utama yang menghadiri forum tersebut, termasuk Xinhua.

Putin menuturkan bahwa dirinya dan Presiden China Xi Jinping telah membangun level rasa saling percaya yang sangat tinggi dan saling menyebut satu sama lain sebagai "sahabat lama".

"Ini bukanlah ungkapan yang berlebihan maupun sekedar basa-basi diplomatik," kata Putin.

Putin mengatakan bahwa hubungan Rusia-China semakin kuat seiring berjalannya waktu, dan kedua negara secara bertahap mengembangkan seperangkat prinsip jelas yang mengatur hubungan bilateral melalui pertukaran jangka panjang.

Putin menambahkan bahwa 25 tahun lalu kedua negara menandatangani Perjanjian Hubungan Bertetangga yang Baik dan Kerja Sama Bersahabat China-Rusia, sebuah dokumen penting yang menciptakan kondisi menguntungkan serta meletakkan dasar yang kokoh bagi kerja sama bilateral di berbagai bidang.

Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi dan diversifikasi pembangunan kedua negara telah menciptakan peluang baru untuk kerja sama bilateral di berbagai bidang, kata Putin.

Menyoroti bahwa volume perdagangan bilateral telah mendekati 250 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp18.039), Putin mengungkapkan bahwa kedua pihak dalam beberapa tahun terakhir semakin fokus pada sejumlah bidang pengembangan baru, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), teknologi informasi, biologi, genetika, dan berbagai sektor lainnya.

Putin mengatakan bahwa kerja sama bilateral yang bersahabat tersebut tidak ditujukan untuk merugikan pihak ketiga mana pun dan didasarkan pada prinsip saling menguntungkan.

Putin juga menuturkan bahwa China berkembang dengan kuat dan memainkan peran yang semakin penting dalam ekonomi global, politik dunia, dan urusan internasional. Putin menambahkan bahwa Rusia terus mengikuti tren ini dengan saksama dan secara aktif menjalankan kerja sama dengan China.

Berbicara mengenai kunjungan kenegaraannya baru-baru ini ke China, Putin menyatakan keyakinan penuh bahwa semua tujuan yang ditetapkan selama kunjungan tersebut akan tercapai.

Putin mengatakan kedua kepala negara telah memfinalisasi agenda pertukaran bilateral mereka untuk tahun ini, dan pemerintah serta perusahaan dari kedua negara akan terus memperdalam kerja sama. Selesai

Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |