PT Medela Potentia raih penjualan Rp8,2 triliun pada semester I 2026

2 hours ago 5
Perseroan merencanakan pembangunan National Distribution Center (NDC) 2 di atas lahan seluas 2,7 hektar di Kawasan Industri Jababeka 2 pada 2027...

Jakarta (ANTARA) - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan penjualan sebesar Rp8,2 triliun pada Semester I 2026, tumbuh 10,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut juga diikuti oleh peningkatan laba bersih sebesar 12,6 persen menjadi Rp226 miliar serta gross profit mencapai Rp762 miliar atau meningkat 6,8 persen, sedangkan EBITDA tumbuh 11,2 persen menjadi Rp325 miliar.

Investor Relations PT Medela Potentia Tbk, Harris Lesmana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu menyatakan pertumbuhan kinerja Semester I 2026 ditopang oleh beberapa driver yang saling melengkapi, mulai dari ekspansi volume distribusi, penambahan prinsipal, penguatan own product, hingga optimalisasi kanal digital.

Dari sisi operasional, kami juga terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses kerja. Kami melihat masih terdapat ruang untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan efisiensi seiring dengan pertumbuhan bisnis,” katanya.

Pada lini distribusi, entitas anak PT Anugrah Argon Medica (AAM) terus memperkuat portofolio bisnis melalui penambahan lima prinsipal baru yang terdiri dari satu prinsipal ethical, tiga prinsipal consumer health, dan satu prinsipal alat kesehatan.

Pada lini alat kesehatan own product, produk Stardec yang dipasarkan oleh entitas anak PT Djembatan Dua mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 34 persen.

Produk Stardec juga telah diekspor ke Kamboja dan Timor-Leste pada 2025, dengan rencana ekspor kembali pada 2026.

Sementara itu Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Juliwaty, menambahkan pertumbuhan perseroan pada Semester I 2026 mencerminkan semakin kuatnya posisi perusahaan dalam ekosistem kesehatan Indonesia.

Perseroan, tambahnya, terus memperkuat kapasitas infrastruktur untuk menangkap peluang pertumbuhan kebutuhan distribusi produk kesehatan.

Pembangunan gudang AAM Medan telah mencapai 95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026 yang akan meningkatkan kemampuan dalam melayani distribusi di wilayah Sumatera.

Perseroan merencanakan pembangunan National Distribution Center (NDC) 2 di atas lahan seluas 2,7 hektar di Kawasan Industri Jababeka 2 pada 2027 yang akan difokuskan pada kebutuhan cold storage.

Lini bisnis digital perseroan, GPOS B2B, mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 20 persen dengan pertumbuhan coverage mencapai 15 persen.

GPOS B2B bekerja sama dengan 18 prinsipal dan mencakup 40 brand produk. Implementasi AI Forecast membantu perseroan menurunkan tingkat out-of-stock menjadi di bawah 2 persen.

Baca juga: PT Medela Potentia bagikan dividen tahun 2025 sebesar Rp176,56 miliar

Baca juga: PT Medela Potentia bukukan pertumbuhan laba bersih 16 persen pada 2025

Pewarta: Subagyo
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |