Pemerintah salurkan Rp703 miliar bantuan stimulan pascagempa Sumatera

2 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan stimulan sebesar Rp703,01 miliar untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak pascabencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa penyaluran dana stimulan tersebut difokuskan untuk perbaikan rumah rusak sedang dan ringan guna mengejar target pemulihan pascabencana di Pulau Sumatera.

"Progres transfer bantuan stimulan di tiga provinsi mencapai Rp703,01 miliar, dengan rincian untuk Provinsi Aceh sebesar Rp621,21 miliar, Sumatra Utara Rp62,03 miliar, dan Sumatra Barat Rp19,77 miliar," kata dia.

Dia mencatat realisasi belanja perbaikan mandiri oleh masyarakat telah mencapai Rp505,61 miliar, dengan perkembangan fisik yang signifikan di Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Kota Binjai, Lima Puluh Kota, Pasaman Barat, dan Agam.

Selain bantuan stimulan rumah rusak, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal permanen.

Dari total 27.809 unit usulan huntap, sebanyak 14.897 unit telah selesai penilaian dan siap dibangun, di mana 1.055 unit di antaranya telah memasuki tahap fisik dengan rincian 841 unit rampung dikerjakan dan 214 unit dalam proses penyelesaian.

Suharyanto menegaskan BNPB mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat proses verifikasi administrasi agar sisa dana bantuan yang ada di rekening masyarakat dapat segera dicairkan secara utuh.

BNPB dalam hal ini bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), bersama pemerintah daerah optimistis penanganan rehabilitasi-rekonstruksi berjalan sesuai target, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana secara berkelanjutan.

Baca juga: Satgas PRR catat 649 unit hunian tetap di Aceh telah rampung

Baca juga: Wapres Gibran pastikan huntap segera dibangun di Tapanuli Selatan

Baca juga: BNPB catat 1.730 bencana melanda Indonesia hingga September 2026

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |