Jakarta (ANTARA) - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menyelidiki insiden jatuhnya seorang anak buah kapal (ABK) tongkang OB AS Power 7 bernama Moh. Sulton yang ditemukan meninggal dunia di perairan Marunda, Jakarta Utara.
"Korban ditemukan pada Selasa (8/9) dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 15 meter dari lokasi kapal," kata Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKBP Ardhie Demastyo di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan jenazah korban tersebut dievakuasi dengan menggunakan kapal Basarnas menuju Dermaga Pos TNI-AL Marunda, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum.
Peristiwa tersebut bermula pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, korban tengah melakukan pekerjaan menutup main hole tangki void pada bagian kanan kapal bersama rekannya.
"Saksi yang merupakan rekan kerja korban sempat memanggil Sulton untuk menyalakan penerangan dan menurunkan bendera, namun tidak mendapat respons. Setelah dilakukan pencarian di seluruh area tongkang, korban tidak ditemukan," ungkap Ardhie.
Baca juga: Polisi ungkap penyebab pemuda tenggelam di Kali BKB Jakbar
Kepastian jatuhnya korban baru diketahui setelah pihak kapal memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan Sulton terjatuh ke laut saat sedang bekerja.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap para saksi dan rekaman CCTV, korban diduga kuat terjatuh ke laut akibat kecelakaan kerja saat menutup tangki kapal.
Ardhi mengatakan petugas Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan membuat administrasi penyelidikan.
"Kami telah melakukan penanganan, mulai dari cek TKP, evakuasi, hingga pemeriksaan saksi. Proses penyelidikan terus berjalan untuk melengkapi fakta-fakta lapangan," ujar Ardhie.
Pihak kepolisian akan meminta keterangan dari keluarga korban serta menggelar perkara untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian secara transparan dan profesional.
Baca juga: Remaja 14 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ciliwung
Baca juga: Seorang anak 12 tahun tewas tenggelam di Kali Baru Kramat Jati Jaktim
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































