Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sambutan hangat dan teriakan "Prabowo NU" dari nahdliyin saat Kepala Negara menghadiri Mujahadah Kubro Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu.
Teriakan "Prabowo NU" menggema di sela-sela Kepala Negara memberikan pidato sambutan di acara tersebut.
"Prabowo NU, Prabowo NU, Prabowo NU," seru sejumlah peserta Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU.
Gema "Prabowo NU" sempat membuat Kepala Negara menghentikan sejenak pidatonya. Presiden turut memperhatikan keseluruhan peserta yang hadir, mulai dari tribun sisi kanan, area lapangan, dan tribun sisi kiri stadion tersebut.
Bahkan, terdengar pula sayup-sayup teriakan dari peserta yang menyebut "Presidennya orang NU".
Setelah teriakan "Prabowo NU" itu mereda, Presiden kembali melanjutkan pidatonya.
Pantauan ANTARA di lokasi, kedatangan Prabowo di Stadion Gajayana mendapatkan sambutan yang begitu meriah dari para nahdliyin.
Kondisi itu muncul tak hanya di dalam area stadion, tetapi juga ketika mobil yang ditumpangi oleh Kepala Negara melintasi sejumlah ruas jalur menuju masuk ke dalam area pelaksanaan acara.
Terlihat, ketika melintas di Jalan Tangkuban Perahu, Kepala Negara tampak berdiri keluar dari balik sunroof dan melambaikan tangan sebagai gestur sapaan. Presiden turut membagikan kaos kepada para nahdliyin yang menyambutnya di sepanjang jalan tersebut.
Saat mobil kepresidenan masuk ke dalam area lapangan Stadion Gajayana, sambutan terdengar semakin riuh dan disertai tepuk tangan dari seluruh peserta acara.
Selepasnya turun dari mobil, Presiden terlihat disambut oleh sejumlah tamu VVIP, seperti Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
Kepala negara juga langsung menyapa peserta ibu-ibu yang berada di barisan depan dan menyalami mereka.
Presiden kemudian melanjutkan langkahnya naik ke atas panggung untuk selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Nahdlatul Ulama bersama seluruh pihak yang hadir. Setelah itu kepala negara memberikan pidato sambutan.
Baca juga: Prabowo: Terima kasih NU jaga perdamaian dan stabilitas bangsa
Baca juga: Bahagia di tengah NU, Prabowo: Saya lebih berani mengabdi bela rakyat
Baca juga: Prabowo dorong industrialisasi untuk buka lapangan kerja
Baca juga: Prabowo bersumpah lindungi rakyat dari kemiskinan dan kelaparan
Baca juga: Di hadapan ulama dan Nahdliyin, Prabowo bertekad turunkan biaya haji
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































