Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengundang orang tua dan para perwira remaja TNI dan Polri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, sebagai penghormatan dan ucapan terima kasih karena para orangtua telah mengantarkan putra dan putri terbaiknya untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Dalam keterangan BPMI Sekretariat Presiden, jamuan tersebut menjadi momen istimewa yang mempertemukan para perwira muda dan keluarga dalam suasana yang lebih akrab.
Bagi banyak orang tua, hari itu bukan hanya menjadi penanda dimulainya pengabdian putra-putri mereka kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi puncak dari perjalanan panjang yang ditempuh bersama dengan penuh doa, kerja keras, dan pengorbanan.
Baca juga: Presiden Prabowo lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN
Beragam hidangan khas nusantara disajikan untuk dinikmati para tamu. Di sela santap bersama, alunan musik turut menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kegembiraan.
Sesekali terdengar tawa dan percakapan antarkeluarga yang saling berbagi cerita mengenai perjalanan para perwira hingga berhasil menyandang pangkat letnan dua dan inspektur polisi dua.
Momen kebersamaan tersebut semakin berkesan dengan penayangan video yang menampilkan rangkaian prosesi pelantikan Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026.
Baca juga: Presiden minta perwira baru TNI Polri jujur berani dan adil
Tayangan itu mengajak seluruh hadirin kembali mengingat detik-detik pengucapan sumpah, penyematan tanda pangkat, hingga prosesi penghormatan kepada Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara.
Banyak keluarga tampak mengabadikan tayangan tersebut dengan telepon genggam mereka, melihat kembali pencapaian putra-putri tercinta.
Jamuan di Istana itu menjadi penutup yang rangkaian pelantikan Prasetya Perwira Tahun 2026. Di balik kekhidmatan upacara kenegaraan, tersimpan kisah tentang keluarga, pengorbanan, dan harapan. Dari halaman Istana, para perwira muda memulai babak baru pengabdian kepada bangsa.
Baca juga: Presiden sebut pelantikan perwira TNI Polri jadi awal pengabdian
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































