Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menggelar bakti sosial (baksos) berupa operasi katarak gratis pada 11 April 2026 di RSUD Cengkareng.
“Insya Allah kita akan berkolaborasi lagi dengan salah satu tokoh masyarakat dan RSUD Cengkareng. Kita akan mengadakan operasi katarak gratis,” ujar Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Pihaknya pun mengajak warga Jakarta Barat untuk mengikuti dan berpartisipasi pada bakti sosial operasi katarak gratis.
"Jadi nanti misalkan ada yang mau daftar, monggo langsung daftarnya melalui puskesmas bisa, di kelurahan juga bisa," kata Iin.
Kuota untuk operasi katarak gratis ini mencapai 250 orang. “Kita tidak batasi, target awal 250 orang. Tapi, jika lebih dari 250 orang tim juga akan siap membantu. Mudah-mudahan ini akan membantu bagi orang-orang yang terhambat dari matanya," ujar dia.
Baksos operasi katarak gratis dilakukan dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026, yang rencananya akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
“Pelaksananya 11 April 2026. Insya Allah kita akan menandai di Jakarta Barat, Pak Gubernur nanti akan berkenan hadir. Alhamdulillah Jakarta Barat menjadi tempat untuk contoh atau lokus dari 'Jakarta Bebas Katarak',” katanya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, mengatakan pendaftaran operasi katarak gratis pada 6 Maret hingga 3 April 2026.
Kemudian dilanjutkan dengan skrining kesehatan di Puskesmas 6 Maret hingga 4 April 2026, lalu praoperasi 4 April 2026, operasi 11 April 2026 dan kontrol paska operasi 12 April 2026.
"Pelaksanaan operasi di RSUD Cengkareng. Saat ini yang sudah mendaftar 256 orang,” ujarnya.
Baca juga: Ratusan orang jalani operasi katarak gratis Kanwil DJP Jakbar
Baca juga: RSUD Tamansari kembali buka pendaftaran operasi katarak gratis
Baca juga: 110 orang ikuti operasi katarak gratis di RSKD Duren Sawit
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































