Prabowo ingatkan pemimpin jauhi dendam, utamakan kepentingan rakyat

2 weeks ago 10

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh pemimpin bangsa untuk bersatu dan menjaga persatuan demi kemajuan dan kemakmuran Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu. Menurut Prabowo, tidak ada bangsa yang bisa maju jika para pemimpinnya tidak rukun dan kompak.

"Tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun. Karena itu, saya selalu mengajak semua unsur mari kita bersatu," tegas Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan perbedaan pendapat, persaingan, dan perdebatan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, semua perbedaan tersebut harus berujung pada persatuan.

Prabowo juga menekankan pentingnya para pemimpin untuk mengedepankan kepentingan rakyat dan menjauhkan diri dari sikap dendam, kebencian serta rasa dengki.

Ia juga mengutip pepatah Jawa Mikul Dhuwur, Mendhem Jero, yang berarti menjunjung tinggi jati diri dan memberi penghormatan kepada orang lain.

Menurutnya, walau terdapat perbedaan pendapatan dan pandangan, namun para pemimpin harus selalu bermusyarawah untuk bersatu dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.

"Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan selalu Mikul Dhuwur Mendhem Jero, tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah, sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan musyawarah untuk mufakat itu kepribadian bangsa Indonesia," katanya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, dia telah bersumpah menjalankan Undang-Undang Dasar 1945, dengan tujuan nasional utama melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Menurutnya, perlindungan tersebut mencakup perlindungan dari berbagai ancaman, mulai dari ancaman fisik, kemiskinan, kelaparan hingga keterbatasan akses layanan kesehatan dan pendidikan.

Ia menegaskan komitmennya untuk setia mengabdi kepada bangsa dan rakyat Indonesia demi mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat.

Baca juga: Prabowo hadiri Mujahadah Kubro NU di Malang, disambut ribuan nahdiyin

Baca juga: Dari Jakarta, Prabowo bertolak ke Jatim untuk acara Satu Abad NU

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |