PHRI beberkan persiapan hotel untuk sambut keluarga saat libur lebaran

3 days ago 6

Jakarta (ANTARA) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) membeberkan persiapan seluruh hotel untuk menyambut keluarga saat libur lebaran di tahun 2026.

"Libur lebaran itu karakternya lebih kepada libur keluarga ya, jadi mereka (pihak hotel) sudah mempersiapkan berbagai upaya tersebut," kata Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Yusran menyampaikan lebaran menjadi salah satu momen besar yang dapat menjadi pemantik tingginya okupansi kamar hotel, karena masyarakat akan melakukan perjalanan dan berwisata ke berbagai tempat.

Baca juga: PHRI DIY bidik wisman jaga okupansi hotel selama Ramadhan

Momen tersebut dimanfaatkan oleh pengelola hotel untuk menggaet lebih banyak kunjungan melalui sejumlah strategi tertentu. Misalnya, seperti membuat paket yang menawarkan pengalaman buka puasa atau menghadirkan aneka kuliner yang menarik untuk dicicipi.

"Jadi sebenarnya ini seperti event, karena sekarang event-nya itu Ramadhan, kalau kemarin Imlek, jadi paket-paket yang hotel tawarkan selalu mengikuti karakter dari liburan tersebut," katanya.

Strategi lain yang dilakukan seperti mendekorasi suasana hotel sesuai dengan tema liburan saat itu.

Baca juga: Pelaku usaha hotel hadapi risiko penurunan okupansi

Menurut dia, upaya-upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk merayakan lebaran, sehingga dapat terjadi peningkatan pada tren okupansi pada tahun ini. Sebab di tahun 2025, okupansi hotel pada periode lebaran turun sebesar 20 persen dari tahun 2024.

Di mana beberapa penyebabnya adalah daya beli masyarakat yang menurun dan cuaca ekstrem yang mendominasi beberapa wilayah.

Baca juga: PHRI harap penerbangan transit tak dihapus dari OTA

Apalagi pemerintah juga sudah membantu mendorong pergerakan wisatawan menjadi lebih tinggi melalui sejumlah program berupa pemberian diskon harga tiket transportasi, tarif tol sampai menyerukan adanya bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA).

"Sehingga bisa memperpanjang libur, bercuti bersama, itu juga menjadi salah satu dorongan. Tapi sekali lagi tantangan kita semua adalah daya beli masyarakat, kalau kita bicara liburan itu kan selalu daya beli itu menjadi salah satu faktor yang menentukan pergerakan itu meningkat atau tidak," katanya.

Baca juga: PHRI Bali target kumpulkan data akomodasi di pengurus baru 2025-2030

Baca juga: PHRI catat okupansi hotel DIY capai 80 persen jelang tahun baru

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |