Pemkot minta partisipasi aktif masyarakat cegah tawuran di Jaktim

4 weeks ago 12

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur meminta dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat mulai dari lingkungan keluarga, RT, RW, dan unit kerja di lingkungan pemkot dalam mencegah aksi tawuran.

"Setiap komponen memiliki perannya masing-masing dalam mengawasi, mencegah, dan menindak aksi tawuran. Karena tentunya gejala-gejala dan hal-hal yang negatif di lingkungan yang pasti lebih tahu awal kan tentu di lingkungan terkecil, yaitu di lingkungan RT ataupun keluarga," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainah saat ditemui di Bumi Perkemahan Cibubur, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis.

Iin menyampaikan hal itu menanggapi adanya aksi tawuran yang terjadi beberapa hari terakhir seperti di Cipinang Muara dan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur pada Senin (27/1) dan Selasa (28/1) dini hari. Terakhir, tawuran kembali terjadi di wilayah Basurra, Jatinegara pada Kamis (30/1) dini hari.

Baca juga: Polisi bubarkan dua aksi tawuran di Jaktim

Menurut dia, lokasi tawuran di Jakarta Timur ini berubah-ubah, sehingga pihaknya akan terus memantau dan memitigasi terjadinya tawuran yang dapat menimbulkan korban.

"Jadi, kami tetap melakukan koordinasi yang efektif dan kami juga lakukan ini bersama tiga pilar. Kemudian kami akan melakukan berbagai langkah upaya agar memitigasi resiko terjadinya tawuran kembali," ujar Iin.

Dia menegaskan persoalan tawuran tak hanya menjadi prioritas Pemkot Jaktim, melainkan Polres Metro Jakarta Timur dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0505/JT.

Baca juga: Polisi tutup akses yang kerap dipakai pelaku tawuran di Cipinang Muara

Iin menambahkan, remaja yang terlibat tawuran dan membawa senjata tajam akan ditindak tegas oleh aparat kepolisian karena dapat merugikan orang lain.

"Jika pelaku ini terbukti membawa senjata tajam, melakukan tindakan tawuran yang memang lebih ke arah anarkis atau kriminal itu pasti akan ditindak secara hukum (oleh polisi)," ujarnya.

Sebelumnya, kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur telah memberikan imbauan dan melakukan pembubaran paksa terhadap dua aksi tawuran yang berlangsung selama dua hari berturut-turut di Cipinang Muara dan Cipinang Besar Utara, pada Senin (27/1) dan Selasa (28/1) dini hari.

Baca juga: Pemkot Jaktim dan pemangku kepentingan bahas strategi tangani tawuran

"Kami dari pihak Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Duren Sawit serta Polsek Jatinegara telah hadir di tempat kejadian perkara (TKP) dan sudah memberikan imbauan agar para pelaku tawuran membubarkan diri," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Nicolas Ary Lilipaly saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (28/1).

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |