Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief meminta Pemerintah memanfaatkan momentum bulan Ramadhan 1446 Hijriah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Ramadhan akan datang, di mana umumnya bulan puasa ini konsumsi akan naik. Kami berharap pemerintah memanfaatkannya untuk pertumbuhan ekonomi," kata Hendry dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Sebab, kata dia, pada beberapa hari besar nasional, seperti bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, aktifitas ekonomi selalu meningkat sehingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan dapat menikmati momen tersebut.
Dia lantas memaparkan beberapa langkah yang dapat dilakukan pemerintah guna menstimulasi potensi UMKM saat bulan Ramadhan.
"Seperti pastikan stabilisasi harga bahan baku industri rumahan, rantai pasok yang cukup, saluran distribusi dan transportasi antardaerah saat arus mudik," ucapnya.
Menurut dia, jika ada jaminan ketersediaan bahan baku maka harga bahan baku menjadi terjangkau dan pelaku UMKM terbantu.
"Otomatis harga jual tidak tinggi. Semua terbantu, baik pelaku UMKM dan konsumennya," kata ketua Forum Bisnis (Forbis) Riau itu.
Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, usai diputuskan melalui Sidang Isbat di Gedung Kemenag RI, Jakarta, Jumat.
Baca juga: Komisi VI DPR panggil Pertamina pada 12 Maret bahas korupsi minyak
Baca juga: Anggota DPR dorong Blangikhan jadi agenda nasional tahunan
Baca juga: Puan berharap retret kepala daerah perkuat sinergi pusat dan pemda
Pewarta: Melalusa Susthira Khalida
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025