Pemkot dorong pelaku UKM naik kelas lewat fasilitasi sertifikasi halal

2 weeks ago 11

Jakarta (ANTARA) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara melalui Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah setempat naik kelas lewat pelatihan atau bimbingan teknis sertifikasi halal.

Kepala Sudin PPKUKM Kota Jakarta Utara, Vicky Suryawan Jaya mengatakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di Koja, Jakarta Utara pada 13-15 April 2026 itu bukan sekadar pelatihan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk UKM di tengah pasar yang semakin kompetitif.

“Bimtek ini bagian dari gerakan serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta untuk mendorong pelaku UKM memahami sekaligus mengurus sertifikasi halal,” katanya di Jakarta, Senin.

Sebanyak 150 pelaku usaha dari sektor kuliner dan minuman ringan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Setiap kecamatan mengirimkan 25 peserta yang telah aktif berproduksi dan siap naik level.

Sudin PPKUKM juga berkolaborasi dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia atau LPPOM MUI. Menurut Vicky, para peserta dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses produksi yang sesuai standar halal.

Baca juga: DKI buka lowongan 10 ribu tenaga halal dengan gaji di atas Rp4 juta

Pendampingan ini diharapkan mampu menjawab tantangan yang selama ini kerap dihadapi pelaku usaha dalam proses sertifikasi.

Vicky menargetkan semakin banyak produk UKM Jakut yang bersertifikat halal sehingga punya peluang lebih besar menembus pasar lokal hingga nasional.

“Seluruh rangkaian pelatihan ini diberikan secara gratis, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat transformasi UKM,” katanya.

Salah satu pelaku usaha kuliner “Kitcheri” asal Penjaringan, Dwi Suratmi (37), mengatakan pelatihan ini membuka wawasan baru bagi pengembangan usaha yang telah dirintisnya sejak tahun 2000.

Dwi mengaku selama ini produksinya jalan terus, tapi baru sekarang dapat pendampingan untuk sertifikasi halal.

"Ini penting banget untuk menambah kepercayaan konsumen," katanya.

Dirinya juga berharap dengan sertifikasi halal, produknya bisa semakin dipercaya dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa UKM Jakarta Utara tidak hanya didorong untuk bertahan, tetapi juga dipacu untuk berkembang, berdaya saing, dan siap menembus pasar yang lebih besar,” katanya.

Baca juga: DKI Jakarta paling tertib soal sertifikasi halal

Baca juga: Begini cara dapatkan sertifikasi halal untuk UMKM di Jakarta

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |