Pemkab dekatkan layanan publik di kepulauan lewat pelayanan terpadu

2 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPMPTSP) Kabupaten Kepulauan Seribu mendekatkan layanan publik di daerah kepulauan tersebut lewat program Pelayanan Terpadu Keliling (PTK).

“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memudahkan akses administrasi dan perizinan bagi masyarakat kepulauan,” kata Kepala UPPMPTSP Kepulauan Seribu, Jhonson Simanjuntak di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan layanan jemput bola tersebut tetap digelar karena tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat terhadap pelayanan yang mudah dijangkau.

“Kehadiran layanan langsung di tengah warga terbukti sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program ini, pihaknya melibatkan berbagai instansi terkait untuk memberikan kemudahan pelayanan, khususnya bagi warga kepulauan yang memiliki keterbatasan akses dan jarak menuju kantor pelayanan.

Baca juga: Ratusan warga Pulau Sabira dapatkan Pelayanan Terpadu Keliling

“Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh warga Kepulauan Seribu mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan tanpa harus menempuh perjalanan jauh,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2025, kata Jhonson, pihaknya telah menjalankan program Pelayanan Terpadu Keliling sebanyak 16 kali pada periode Mei hingga November 2025, dengan total 1.089 pemohon yang terlayani untuk berbagai jenis perizinan maupun non perizinan.

Untuk tahun 2026, program ini direncanakan dimulai setelah bulan Ramadhan agar pelaksanaan lebih efektif dan efisien. Diharapkan, kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mampu mendorong kemudahan berusaha dan tertib administrasi di tengah masyarakat.

Ia meminta masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara optimal dengan menyiapkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif mencari informasi jadwal layanan Pelayanan Terpadu Keliling. Kami siap hadir dan melayani warga dengan sepenuh hati,” tuturnya.

Baca juga: Pemkab kembali aktifkan layanan terpadu setelah libur Idul Fitri

Sementara itu warga Pulau Sabira, Akbar (47), mengaku program ini sangat membantu masyarakat kepulauan, khususnya warga pulau terluar.

“Program ini sangat membantu kami. Kami tidak perlu lagi jauh-jauh ke daratan untuk mengurus perizinan. Semoga ke depan frekuensinya bisa ditambah,” katanya.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |