Pembatalan penerbangan dapat berdampak pada kepercayaan wisatawan

2 weeks ago 11

Jakarta (ANTARA) -

Gangguan penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta dinilai dapat memengaruhi kepercayaan dan kondisi psikologis wisatawan, terutama pada tahap awal perjalanan yang menjadi kesan pertama terhadap destinasi.

Pengamat pariwisata Universitas Andalas Sari Lenggogeni saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin, mengatakan keterlambatan dan pembatalan penerbangan bukan persoalan yang berdiri sendiri, melainkan fenomena umum yang perlu dilihat dari faktor penyebab yang disampaikan maskapai dan otoritas penerbangan.

Laporan media perjalanan Travel and Tour World mencatat terjadi 4.284 keterlambatan dan 95 pembatalan penerbangan di sejumlah bandara Asia. Dalam laporan tersebut, Bandara Soekarno Hatta mencatat jumlah pembatalan tertinggi, yakni 20 penerbangan, disusul Istanbul Sabiha Gokcen (Turki) dan Teheran Imam Khomeini (Iran).

Baca juga: Media: Lebih dari 1200 penerbangan AS dibatalkan akibat badai

Sari menuturkan gangguan jadwal penerbangan berdasarkan informasi yang beredar dipicu faktor cuaca dan kondisi atmosfer menuju Jakarta, termasuk turbulensi di sejumlah rute. Dampaknya dinilai lebih terasa pada jangka pendek hingga menengah, terutama pada persepsi risiko dan emosi wisatawan.

'Yang saya khawatirkan ini bukan masalah dampak tapi adalah pengaruh terhadap psikologis atau emosi. Kalau sudah ditunda, yang pasti itu emosi turis itu pasti akan berdampak mungkin marah, kecewa, marah, kesal, takut, takut segala negatif semua," ujar dia.

Bandara merupakan titik awal pengalaman wisata yang membentuk kesan pertama pengunjung. Gangguan pada tahap itu berpotensi memengaruhi keseluruhan pengalaman perjalanan.

Kondisi tersebut juga dapat memicu perubahan perilaku wisatawan, termasuk memperpendek durasi perjalanan hingga pembatalan mendadak yang berdampak pada permintaan hotel dan atraksi wisata

"Bisa berubah atau terjadi namanya itu behavioral change (perubahan perilaku). Wisatawan akan memilih negara lain atau memperpendek waktu untuk berlibur atau perjalanan bisnisnya," kata dia.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azhari menambahkan faktor keamanan dan kenyamanan perjalanan menjadi syarat utama bagi wisatawan saat ini.

"Bahwa satu syarat bagi pengunjung adalah keamanan dalam perjalanannya hingga selama destinasi yang dituju,” kata Azril kepada ANTARA, Senin (9/2).

Gangguan penerbangan dapat langsung memengaruhi rasa aman dan tenang selama perjalanan wisata.

Baca juga: Transjabodetabek Blok M-Soetta akan berhenti di tiga terminal bandara

Baca juga: Komisi VII DPR: Bandara Soetta harus jadi etalase wisata Banten

Baca juga: Bandara Soetta alihkan pendaratan pesawat akibat cuaca buruk

Baca juga: Transjabodetabek ke Bandara Soetta dan Jababeka segera diluncurkan

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |