Pelajar di Purwokerto ciptakan becak listrik berbasis energi surya

5 days ago 5

Purwokerto (ANTARA) - Pelajar Kelas XI SMA 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Joseph Jefferson Setyako beserta lima rekannya menciptakan inovasi becak listrik berbasis energi surya sebagai upaya menghadirkan transportasi ramah lingkungan di era modern.

Becak listrik berbasis energi surya yang diberi nama E-Cak tersebut dipamerkan dalam ajang Forum Nasional Sekolah 3 Bahasa Se-Indonesia “Pendidikan Tanpa Perbedaan” di Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan (Puhua School), Purwokerto, Sabtu.

Ditemui di sela acara, Joseph mengatakan gagasan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap eksistensi becak tradisional yang mulai tertinggal di tengah perkembangan teknologi transportasi.

Melalui inovasi tersebut, ia ingin menghadirkan solusi yang tetap mempertahankan nilai transportasi rakyat namun lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Inovasi ini sebagai cara menjawab tantangan zaman, ketika perkembangan teknologi membuat becak tradisional bisa tertinggal. Karena itu kami mengembangkan becak berbasis listrik dan energi surya,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan total biaya pembuatan satu unit becak listrik tersebut berkisar antara Rp3 juta hingga Rp4 juta dan dikerjakan oleh tim yang terdiri atas enam siswa.

Dalam hal ini, becak listrik tersebut menggunakan dinamo sebagai penggerak utama yang dialiri energi listrik dari baterai.

Menurut dia, biaya pembuatan dinamo mencapai sekitar Rp600 ribu, sementara rangka dasar memanfaatkan becak bekas yang dibeli dari pengendara dengan harga sekitar Rp600 ribu.

Sumber daya utama menggunakan empat unit baterai jenis lead acid atau aki berbasis timbal dengan setiap unit baterai berkapasitas 12 volt dengan harga sekitar Rp240 ribu, sehingga total biaya baterai mencapai sekitar Rp1 juta.

“Kami menggunakan empat aki karena kebutuhan daya sekitar 48 volt. Sebenarnya ada opsi baterai lithium, tetapi karena keterbatasan biaya kami memilih aki yang lebih terjangkau,” katanya.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |