Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran strategis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Satuan Perlindungan Masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan stabilitas daerah.
Ia menekankan di tengah dinamika global seperti perubahan iklim, ketegangan geopolitik, urbanisasi, hingga disrupsi teknologi, pemerintah memiliki peran strategis dalam menjamin ketenteraman, ketertiban umum, maupun perlindungan masyarakat.
"Semua ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan menuntut kita menjaga stabilitas dalam negeri agar aktivitas sosial ekonomi tetap berjalan dengan baik," kata Wiyagus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Hal itu disampaikan Wamendagri dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satpol PP, serta HUT ke-64 Linmas di Dining Hall Jakabaring, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Wiyagus menjelaskan peran tersebut perlu dijalankan melalui penguatan aspek pencegahan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan ketenteraman dan keselamatan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kinerja Damkar dan Penyelamatan yang sepanjang tahun 2025 telah menangani 20.931 kejadian kebakaran serta melaksanakan 122.071 operasi penyelamatan.
Capaian itu dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
"Ini cukup membanggakan karena tingkat kepercayaan publik terhadap Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan itu sungguh sangat tinggi," ujarnya.
Di sisi lain, Wiyagus juga menyoroti peran Satpol PP dan Linmas sebagai garda terdepan dalam menegakkan peraturan daerah serta menjaga ketertiban umum di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan kedua institusi tersebut turut menciptakan rasa aman dan nyaman dalam aktivitas masyarakat sehari-hari.
"Pembangunan keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang terciptanya ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta perlindungan menyeluruh bagi seluruh warga negara," tegasnya.
Wiyagus menambahkan sinergi antarlembaga, termasuk hingga tingkat desa, menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas daerah.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Chandra, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel, dan kepala Dinas Damkar dan Satpol PP se-Indonesia.
Hadir pula Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA serta jajaran pejabat Kemendagri lainnya.
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































