Pakistan sebut Perjanjian Mekkah murni terkait pertahanan

2 weeks ago 5

Islamabad (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan bahwa perjanjian pertahanan trilateral Mekkah yang ditandatangani pekan lalu oleh Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan murni bersifat defensif dan tidak ditujukan terhadap negara mana pun.

Dalam pernyataan yang diunggah di platform media sosial X pada Minggu, Menlu Dar mengatakan satu-satunya tujuan Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah adalah untuk lebih memperkuat upaya bersama menuju perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan yang lebih luas.

Perjanjian yang ditandatangani oleh ketiga negara pada Jumat (7/8) di kota suci umat Islam, Mekkah, memperlakukan serangan kepada salah satu negara sebagai serangan terhadap ketiga negara tersebut.

Dar mengatakan pakta pertahanan tersebut tetap terbuka bagi negara mana pun di kawasan yang bersedia menjunjung prinsip-prinsip fundamentalnya dan menyelesaikan perbedaan melalui “saling menghormati, kerja sama, dan cara-cara damai.”

Dia menegaskan kembali bahwa menurut perjanjian tersebut, setiap serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap semua negara, sesuai dengan hak yang melekat pada pertahanan diri individu dan kolektif berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

Pakta tersebut, ujarnya, tidak membatalkan atau menggantikan perjanjian bilateral atau multilateral yang sudah ada antara negara-negara itu, atau dengan negara maupun organisasi lainnya.

Perjanjian Mekkah adalah puncak dari diskusi dan koordinasi selama bertahun-tahun, dengan keinginan bersama untuk memperkuat kerja sama strategis dalam mengatasi berbagai tantangan perdamaian dan keamanan serta memajukan perdamaian, stabilitas dan kemakmuran regional, kata Dar.

Pakta itu disebutnya konsisten dengan pilar fundamental kebijakan luar negeri Pakistan.

Islamabad berharap dapat terus bekerja sama dengan semua negara bersaudara di kawasan ini menuju perdamaian dan stabilitas abadi, ujar dia.

“Kami tetap berkomitmen untuk memajukan penyelesaian konflik secara damai dan membangun masa depan yang lebih aman, stabil, dan sejahtera bagi masyarakat kami,” kata Dar.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Erdogan: Pakta Turkiye-Saudi-Pakistan perkuat perang melawan terorisme

Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |