Perusahaan patungan Stellantis-Dongfeng akan ekspor Jeep buatan China

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Stellantis akan memperluas kemitraan usaha patungannya dengan produsen otomotif China, Dongfeng, untuk memproduksi empat kendaraan baru, termasuk Jeep yang akan diekspor ke pasar global.

Menurut warta publikasi otomotif Drive pada Minggu (24/5), empat kendaraan "energi baru" yang akan diproduksi oleh Dongfeng untuk Stellantis terdiri atas dua Jeep off-road dan dua model Peugeot.

Pengaturan ini memperluas program usaha patungan yang sudah dijalankan oleh Stellantis dan Dongfeng, yang dikenal sebagai Dongfeng Peugeot Citroën Automobile Co., Ltd.

Menurut pengaturan saat ini, perusahaan patungan tersebut memproduksi kendaraan Peugeot dan Citroen untuk pasar China serta menjadi basis produksi Citroen C5 X yang dijual di Eropa.

Stellantis menyatakan bahwa dua kendaraan Peugeot yang diproduksi dalam usaha patungan "ditujukan untuk pasar China dan ekspor ke pasar global", sementara model Jeep disebut "untuk pasar global" tanpa menyebut China sebagai target pasar.

Baca juga: Ribuan mobil hibrida Jeep ditarik karena masalah mesin

Peugeot telah menjalankan program usaha patungan aktif dengan Dongfeng selama 34 tahun, sebelum merger antara PSA Group dan Fiat Chrysler Automobiles pada 2021 yang membentuk Stellantis.

Kemitraan ini tampaknya memberi Dongfeng kepemilikan saham pengendali, dengan total investasi gabungan diklaim mencapai 1 miliar Euro (sekitar Rp20,54 triliun) untuk program pembuatan empat kendaraan tersebut. Dari jumlah itu, Stellantis hanya menyumbang 130 juta euro atau sekira Rp2,67 triliun.

Sementara itu, sejarah Jeep di China dimulai saat merek tersebut masuk ke pasar China pada 1984 melalui usaha patungan dengan Beijing Automotive Group (BAIC), yang merupakan usaha patungan pertama merek Barat dengan perusahaan China.

​​​​​​​Baca juga: Stellantis akan membuat SUV Jeep baru dengan teknologi China

Stellantis adalah grup otomotif multinasional yang menaungi merek seperti Jeep, Peugeot, Citroen, Fiat, Chrysler, Dodge, Ram, Alfa Romeo, Maserati, Opel, dan Vauxhall.

Stellantis saat ini juga memiliki 20 persen saham di merek asal China, Leapmotor, serta menjalankan usaha patungan bernama Leapmotor International, yang dimiliki 51 persen oleh Leapmotor dan 49 persen oleh Stellantis, untuk memasok pasar di luar China.

Dongfeng saat ini juga menjalankan program usaha patungan dengan Honda dan Nissan.

Dalam pernyataan yang dirilis Stellantis terkait kemitraan usaha patungan dengan Dongfeng, CEO Stellantis Antonio Filosa mengisyaratkan peningkatan kerja sama lebih lanjut.

"Kami menantikan proyek ini dan berharap dapat bekerja sama lebih banyak lagi di masa depan," kata Filosa.

Stellantis dan Dongfeng telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengeksplorasi kemungkinan kerja sama tambahan, tetapi perinciannya belum diumumkan.​​​​​​​

Baca juga: Opel pindahkan pekerjaan rekayasa ke China, umumkan SUV listrik baru

Baca juga: Dongfeng capai target penjualan tahunan NEV sebanyak satu juta unit

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |