BGN pastikan SPPG teraktivasi yang pembangunannya sudah rampung

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) teraktivasi yakni yang proses pembangunannya sudah rampung, bukan yang baru sebatas titik.

"Dari yang sudah antre, kami sisir. Kami sampaikan barangkali kepada anda mitra, yang baru dapat titik, jangan dilanjutkan pembangunan, kami akan pastikan yang diaktivasi adalah yang sudah selesai, sudah beres semua," kata pria yang akrab disapa Mas Dar itu dalam kanal resmi Sudaryono yang dikutip dari Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan, bagi mitra yang sudah teraktivasi SPPG atau dapur MBG-nya, mesti mengikuti prosedur lanjutan sesuai dengan standar operasional prosedur BGN.

"Kemudian, nanti ada syarat-syarat penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dan lain-lain, itu mengikuti prosedur selanjutnya," ujar dia.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kepala BGN juga menyatakan telah menyisir dan meng-audit profil 27.485 SPPG serta data penerima manfaat program MBG di seluruh wilayah Indonesia.

Sudaryono mengatakan bahwa langkah penertiban tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan lokasi dapur, target sekolah, hingga penerima manfaat sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Jadi, penjelasannya sekarang ini menurut catatan yang beroperasi kan 27.485. Itu kemudian kami sisir, kami profiling dapurnya dan juga kami cek penerima manfaat," kata Mas Dar.

Ia menjelaskan bahwa dari total unit yang diaudit, BGN telah menerbitkan surat ketetapan sementara bagi 27.022 SPPG yang datanya terverifikasi tertib, sambil terus melakukan pembaruan data secara berkala.

Sementara itu, BGN mengambil tindakan tegas dengan membekukan sementara atau suspend sebanyak 463 SPPG atau dapur MBG itu.

"Pembekuan tersebut diberlakukan setidaknya selama 10 hari, karena belum melengkapi persyaratan administrasi dan verifikasi kelayakan teknis," tuturnya.

Baca juga: BGN buka kanal khusus guru untuk laporkan masalah MBG

Baca juga: MBG tak layak jangan dikonsumsi dan segera kembalikan

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |