One way nasional, Jasamarga siapkan 22 gardu GT Cikampek arah Jakarta

10 hours ago 1
Pengoperasian gerbang tol ini diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan serta hasil koordinasi dengan pihak kepolisian

Karawang (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan operasional Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menyusul rekayasa lalu lintas one way nasional pada periode arus balik Lebaran.

Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Selasa, memastikan kesiapan operasional GT Cikampek Utama dalam menyambut pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional.

Pada arus balik Lebaran ini, one way nasional diterapkan dari KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang sampai KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Ia mengatakan sebagai gerbang tol barrier akhir yang menerima arus kendaraan dari Jalan Tol Trans Jawa menuju Jakarta, GT Cikampek Utama menjadi salah satu simpul penting dalam pengaturan lalu lintas selama periode arus balik Lebaran.

Baca juga: Rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik diberlakukan

Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas tersebut, JTT melakukan optimalisasi operasional gerbang tol dengan pengaturan gardu yang disesuaikan dengan arah dominasi arus kendaraan.

Menurut dia, penyesuaian operasional gardu di GT Cikampek Utama dilakukan guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta.

Dalam mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik, JTT mengoptimalkan pengoperasian gardu transaksi di GT Cikampek Utama dengan 22 gardu melayani arah Jakarta dan delapan gardu melayani arah Trans Jawa.

Pengaturan tersebut dilakukan untuk memperlancar distribusi kendaraan yang menuju Jakarta pada periode arus balik Lebaran.

Baca juga: Kapolri dan tiga menteri buka jalur searah nasional dari Kalikangkung

Selain optimalisasi gardu tol, JTT juga menyiapkan pengoperasian GT Cikampek Utama 8 (Cikatama 8) untuk menerima arus kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta yang dapat digunakan apabila terjadi peningkatan volume lalu lintas.

"Pengoperasian gerbang tol ini diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan serta hasil koordinasi dengan pihak kepolisian," katanya.

JTT juga menyiagakan 19 unit Mobile Reader (MR) di GT Cikampek Utama guna mempercepat proses transaksi apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.

Selain itu juga disiagakan petugas operasional di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta memastikan proses transaksi di gerbang tol berjalan optimal.

Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian lalu lintas guna memastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik selama periode arus balik.

Baca juga: Jelang one way nasional, lalin di GT Kalikangkung ramai lancar

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |