Jakarta (ANTARA) - PT Nindya Karya (Persero) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, guna mendukung akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Direktur Utama Nindya Karya, Firmansyah mengatakan progres pengerjaan fisik proyek yang digarap BUMN konstruksi tersebut tercatat telah mencapai 53,71 persen, melampaui target rencana sebesar 50,03 persen.
"Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional di sektor pendidikan itu berjalan sesuai target dan dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru mendatang," katanya saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Serdang Bedagai, Jumat.
Sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Firmansyah menyebutkan bangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Serdang Bedagai merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui penyediaan akses pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas bagi masyarakat.
Firmansyah menegaskan percepatan pembangunan tetap mengedepankan mutu dan keselamatan konstruksi, sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil akhir bangunan.
Ia memerintahkan jajarannya untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari material, tenaga kerja, hingga peralatan, agar pelaksanaan pekerjaan lebih efektif dan efisien.
Dia memastikan Sekolah Rakyat Serdang Bedagai disiapkan sebagai bangunan yang fungsional dan mampu mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal.
"Kita melakukan inovasi percepatan pelaksanaan pekerjaan, namun tetap berada dalam koridor spesifikasi teknis dan aturan konstruksi yang berlaku," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya inovasi di lapangan untuk menjawab tantangan pelaksanaan proyek, namun tetap mengutamakan kualitas hasil akhir.
Dengan total luas bangunan terbangun mencapai 17.400 meter persegi, Sekolah Rakyat Serdang Bedagai diharapkan menjadi fasilitas pendidikan representatif yang mampu menampung ribuan siswa.
"Kehadiran sekolah ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas SDM, tetapi juga diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat sekitar," bebernya.
Ia menambahkan proyek Sekolah Rakyat Serdang Bedagai ditargetkan rampung pada Juni 2026 bersama proyek Sekolah Rakyat Tahap II yang tersebar di 104 lokasi di seluruh Indonesia.
"Kualitas hasil akhir tetap menjadi prioritas utama agar bangunan dapat digunakan secara aman, layak, dan berkelanjutan," tegasnya.
Firmansyah mengungkapkan renovasi Sekolah Rakyat berkontribusi besar terhadap kinerja positif perusahaan. Hal itu dinilai mampu menggabungkan ketepatan waktu, efisiensi biaya, dan inovasi teknologi dalam setiap pekerjaan.
Selain skema penugasan, BUMN konstruksi tersebut telah berhasil merampungkan sejumlah proyek infrastruktur prioritas nasional tepat waktu.
"Semua pencapaian ini tidak hanya memperkuat posisi Nindya Karya sebagai kontraktor andal, tetapi juga menjadi komitmen kami mampu menggabungkan ketepatan waktu, efisiensi biaya, dan inovasi teknologi dalam setiap pekerjaan," kata Firmansyah.
Baca juga: PU: Sekolah Rakyat Jatim 1 disiapkan jadi kawasan pendidikan terpadu
Baca juga: Pemerintah targetkan pembangunan Sekolah Rakyat rampung Juni 2026
Baca juga: Kementerian PU kawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































