Merawat masa depan sasi, penjaga bentang laut kepala burung

2 weeks ago 5
Sasi merupakan aturan adat yang tidak mengizinkan masyarakat setempat memanfaatkan sumber daya alam, baik di darat maupun perairan selama periode waktu yang telah ditetapkan

Jakarta (ANTARA) - Jarum jam baru menunjukkan pukul 09.00 WITA, namun dendang musik diselingi riuh tawa sudah terdengar semarak memecah sunyinya salah satu jalanan kecil di Desa Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Seusai sarapan bersama, para mama (ibu) memulai hari Jumat (10/4) mereka dengan memutar pinggang, mengepalkan tangan dan mengayunkan kaki, sebelum sibuk dengan serangkaian kegiatan demi satu misi penting: memastikan keberlanjutan sasi.

Ya, mereka semua adalah bagian dari kelompok sasi laut dari tiga desa, yakni Kelompok Waifuna dari Kampung Kapatcol, Kelompok Joom Jak dari Kampung Aduwei, dan Kelompok Zakan Day dari Kampung Salafen, yang keseluruhannya berasal dari Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.

Sasi merupakan aturan adat yang tidak mengizinkan masyarakat setempat memanfaatkan sumber daya alam, baik di darat maupun perairan selama periode waktu yang telah ditetapkan guna mendukung pelestarian ekosistem di dalamnya.

Ketika masa sasi berakhir, kelompok sasi diperbolehkan mengambil sumber daya alam dalam rentang waktu tertentu dengan menggunakan alat tangkap sederhana dan tidak bersifat destruktif terhadap lingkungan.

Bagi para mama, sasi tak ubahnya ibu, yang menjaga bentang laut kepala burung, julukan bagi Kabupaten Raja Ampat beserta isinya sehingga tetap tumbuh sehat dan berumur panjang.

Memastikan keberlanjutan sasi adalah memastikan keberlanjutan hidup anak cucu mereka sebagai masyarakat pesisir.

Karena itu, mereka rela menempuh perjalanan ribuan kilometer yang panjang nan sulit menuju Pulau Dewata demi mendapatkan pengetahuan sekaligus bertukar pikiran dengan sesama kelompok sasi laut.

Selama 5 hari bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), mereka bergandeng tangan lintas generasi untuk memupuk asa akan keberlanjutan kelompok sasi perempuan di tengah berbagai ancaman krisis dunia.

Tukar resep mama jaga sasi

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |