Menhut sebut "water bombing" dioptimalkan padamkan api di lereng Bromo

2 weeks ago 12
...Mohon doa supaya cuaca tetap baik sehingga bisa genap 30 kali dan titik api bisa dipadamkan

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan keberadaan helikopter water bombing atau pengebom air dioptimalkan untuk memadamkan api di Gunung Bromo, Jawa Timur, khususnya di area lereng yang tidak bisa diakses oleh tim gabungan dari jalur darat.

"Ada tiga helikopter yang sudah beroperasi dari dua hari lalu, mohon doanya supaya cuaca tetap baik sehingga api bisa dipadamkan, terutama di lereng yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan darat," kata Menhut Raja Juli di Gunung Bromo, Minggu.

Ia menyebut, per hari ini pelaksanaan water bombing ditargetkan mampu berlangsung 30 kali dan kini sudah mencapai 17 kali pelaksanaan.

Meski demikian, lanjutnya kelancaran pemadaman dari jalur udara bergantung pada kondisi cuaca, khusus faktor hembusan angin yang mampu menghadirkan kendala pada proses penanganan kebakaran.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan doa agar upaya pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo mampu berjalan maksimal.

Baca juga: Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas akibat angin kencang

"Mohon doa supaya cuaca tetap baik sehingga bisa genap 30 kali dan titik api bisa dipadamkan," ujarnya.

Raja Juli menambahkan, upaya pemadaman kobaran juga tetap dilakukan oleh tim gabungan dari jalur darat.

Tak hanya itu, petugas di lapangan juga membuat sekat bakar sepanjang enam kilometer guna mengantisipasi meluasnya titik api.

"Kejadian kemarin (meluasnya kebakaran di Bromo) karena faktor kelerengan dan hembusan angin yang sangat tinggi akhirnya membuat api loncat," tutur dia.

Ia menambahkan, percepatan pemadaman api pun telah ditindaklanjuti dengan membuat incident commander. Melalui langkah itu, penanganan di lokasi kebakaran akan berjalan lebih terstruktur sehingga mempengaruhi langkah di lapangan.

"Tadi kami sudah rapat membuat incident commanders, semua kebutuhan dan tantangan bisa dikoordinasikan sehingga pemadaman ini akan lebih baik," tuturnya.

Baca juga: Kemenhut tutup seluruh pintu masuk wisata Bromo akibat kebakaran hutan

Baca juga: Balai Besar TNBTS duga kebakaran di Bromo karena aktivitas manusia

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |