Menhut: Perhutanan sosial juga berperan menjaga kelestarian kawasan

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengingatkan kelompok penerima persetujuan perhutanan sosial untuk turut bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian hutan, termasuk dari risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini bagian dari kebijakan kita agar hutan lestari, tapi juga tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya, sekaligus menjadi cara kita mengelola konflik dan memberikan penanggung jawab yang jelas di kawasan tersebut,” kata Menhut Raja Antoni dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, ia mencontohkan di Berau, Kalimantan Timur, terdapat enam sertifikat persetujuan perhutanan sosial diterima oleh kelompok masyarakat, salah satunya Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lobang Beloh dengan luas 4.962 hektare yang mencakup 85 kepala keluarga (KK).

Kepada kelompok tersebut, Raja Antoni berpesan agar kawasan dijaga dari kebakaran dan dimanfaatkan secara produktif.

“Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” ujar dia.

Pesan serupa disampaikan kepada LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate di Kutai Timur yang menerima persetujuan untuk area seluas 4.693 hektare bagi 138 KK.

Baca juga: Menhut instruksikan patroli cegah karhutla di habitat orangutan Kaltim

Baca juga: Menhut tegaskan penegakan hukum terkait karhutla tidak pandang bulu

Menhut Raja Antoni bahkan mengingatkan adanya konsekuensi jika kawasan yang diberikan justru menjadi sumber kebakaran.

“Pesan saya sama, jangan sampai tempat ini justru menjadi pusat api, nanti dengan berat hati Surat Keputusan (SK)-nya saya cabut,” tegasnya.

Selain dua kelompok tersebut, persetujuan perhutanan sosial juga diserahkan kepada KTH Pilinjau Lestari Squad seluas 28 hektare untuk 23 KK.

Lebih lanjut, KTH Sungai Alun Lestari di Bulungan seluas 1.350 hektare untuk 90 KK; LD Mara Satu di Bulungan seluas 748 hektare untuk 475 KK; serta LD Mara Hilir seluas 152 hektare untuk 212 KK.

Menhut Raja Antoni meminta semua pihak untuk menjaga hutan dari ancaman karhutla di tengah fenomena El Nino yang sangat kuat pada tahun ini.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan land clearing dan aktivitas lainnya yang dapat memicu kebakaran di kawasan hutan.

“Hal kecil seperti membuang puntung rokok pun dapat mengakibatkan timbulnya api,” kata Menhut.

Baca juga: BNPB: 4,6 juta liter air digunakan dalam water bombing atasi karhutla

Baca juga: Tim ERT PT Timah padamkan 97 karhutla di Babel

Baca juga: BNPB perkuat OMC manfaatkan peluang hujan atasi karhutla di Kalbar

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |