Konser Amal Merah Putih RRI-RMS galang dana korban gempa Flores

2 hours ago 3

Kupang, NTT (ANTARA) - Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang bersama Rumah Musik Siloam (RMS) menggelar Konser Amal Merah Putih pada 26-27 Agustus 2026 untuk menggalang dana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Ketua Dewan Pengawas LPP RRI Anwar Mujahid Adhy Trisnanto di Kupang, Rabu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan untuk membantu masyarakat Flores yang terdampak bencana gempa bumi.

"Kita tergerak untuk melakukan sesuatu, betapapun kecilnya dana yang nanti terhimpun. Saya menganggap bahwa hati yang tergerak itu jauh lebih penting daripada dana yang terhimpun," katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap korban gempa Flores dengan memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing, baik dalam bentuk doa maupun bantuan.

"Mudah-mudahan malam ini kita mampu menggerakkan hati-hati mereka yang punya kepedulian untuk minimal mendoakan saudara-saudara kita di Flores dan kemudian bisa membantu, memberikan bantuan dalam bentuk apa pun sesuai dengan kemampuan kita masing-masing," ujarnya.

Baca juga: Prabowo pastikan pemerintah terus kirim bantuan untuk korban gempa NTT

Anwar mengatakan pelibatan masyarakat dalam Konser Amal Merah Putih juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun RRI yang lahir pada 11 September 1945.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan peran RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang hadir dan bekerja bersama masyarakat.

Ia juga menekankan keberhasilan kegiatan tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah dana yang terkumpul, tetapi juga dari banyaknya masyarakat yang tergerak untuk peduli terhadap korban bencana.

"Yang paling penting adalah jumlah hati yang tergerak untuk mempunyai kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana," ujarnya.

Baca juga: Bapanas: Bantuan beras bagi korban gempa NTT capai Rp139 miliar

Sementara itu, Ketua Yayasan Karya Musik Siloam Adriana Bunna Kalla mengatakan RRI Kupang selama ini menjadi mitra penting dalam pengembangan talenta seni anak-anak di NTT.

"RRI Kupang adalah mitra kami. Panggung ini menjadi kekuatan bagi kami di NTT, khususnya Kota Kupang, untuk kembali menyiapkan anak-anak NTT dalam talenta-talenta yang Tuhan titip bagi mereka," katanya.

Ia mengatakan kerja sama dengan RRI juga menjadi bagian dari upaya Yayasan Karya Musik Siloam dalam membina anak-anak melalui seni sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan kemanusiaan.

"Kegiatan amal ini menjadi momentum kolaborasi untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak bencana meskipun kemampuan yang kami miliki terbatas," ujarnya.

Adriana juga mengatakan pendidikan seni sejak usia dini juga diarahkan untuk membentuk generasi yang memiliki kepedulian, semangat berbagi, dan mampu mengembangkan talenta untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Mendidik anak-anak dari usia kecil agar mereka tahu apa arti memberi dan apa arti mengasihi. Itulah moto kami," ujarnya.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus menciptakan generasi pencinta seni yang berprestasi dan mampu membawa nama NTT hingga tingkat nasional maupun internasional.

Baca juga: Prabowo: Bantuan Rp20 miliar per kabupaten di NTT telah disalurkan

Pewarta: Yoseph Boli Bataona
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |