Menhub dukung inovasi sektor lalu lintas dan angkutan jalan

4 days ago 6

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya inovasi sektor lalu lintas dan angkutan jalan guna meningkatkan keselamatan, efisiensi layanan, serta mendukung mobilitas masyarakat yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

"Keberlanjutan juga peningkatan inovasi pada sektor lalu lintas dan angkutan jalan, penting terutama yang berkaitan dengan aspek keselamatan," kata Hal Menhub saat menghadiri Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, di Semarang, sebagaimana keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menhub mengatakan angkutan Lebaran 1447 Hijriah di tahun ini telah dilakukan berbagai inovasi yang memberi dampak positif. Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia misalnya, melakukan kebijakan rekayasa lalu lintas, salah satunya penerapan one way nasional pada koridor strategis arus mudik dan arus balik.

Kebijakan tersebut memperlancar pergerakan kendaraan, menurunkan potensi kecelakaan, serta menekan tingkat fatalitas.

Baca juga: Pemerintah modernisasi transportasi massal di Kalimantan Timur

Dia menyebutkan berdasarkan data Korlantas Polri mencatat angka kecelakaan Lebaran 2026 turun 5,75 persen dan tingkat fatalitas korban meninggal dunia turun 30,41 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Meski begitu, dia tidak menyebutkan secara rinci mengenai hal itu.

Menurutnya keselamatan harus tetap menjadi orientasi utama semua pihak karena keberhasilan penyelenggaraan transportasi bukan semata diukur dari lancarnya arus pergerakan, tetapi juga dari sejauh mana memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman dan selamat.

Dia berharap sinergi yang telah terbangun antarpemangku kepentingan tidak berhenti pada penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 saja.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi tersebut untuk terus berlanjut dalam menghadapi berbagai agenda besar transportasi di masa mendatang.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |