Menhan dan pejabat TNI tinjau isi kapal induk Giuseppe Garibaldi

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kapal induk atau ITS Giuseppe Garibaldi yang sedang sandar di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat.

Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, Sjafrie naik ke atas kapal induk didampingi oleh Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan beberapa pejabat tinggi TNI.

Tidak hanya didampingi pejabat TNI saja, Sjafrie juga turut didampingi oleh Kapten Marco Guerriero selaku Komandan Kapal ITS Giuseppe Garibaldi.

Kendati demikian, pihak TNI tidak memperbolehkan awak media untuk ikut rombongan para pejabat masuk ke dalam kapal induk tersebut.

Hingga saat ini, pukul 09.28 WIB prosesi peninjauan di dalam kapal induk masih berlangsung.

Baca juga: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi akhirnya tiba di Jakarta

Untuk diketahui, calon kapal induk pertama milik Indonesia ini telah sampai di Dermaga 107 pukul 07.58 WIB, pagi hari ini.

Kapal ini telah berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal oleh kapal perang dari Angkatan Laut Italia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan selama perjalanan berlangsung kapal induk telah singgah di beberapa negara, salah satunya di Sri Lanka.

Setelah dari Sri Lanka, barulah kapal induk pertama RI itu masuk ke wilayah perairan Indonesia melewati jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I atau perairan Bangka, Bangka Belitung.

Saat masuk ke wilayah Indonesia, kapal induk tersebut juga langsung dikawal oleh dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Baca juga: TNI AL siapkan 310 personel untuk jadi awak kapal induk KRI Sriwijaya

Baca juga: Garibaldi akan tampil dalam parade kapal perang di Teluk Jakarta

Baca juga: Melihat formasi kapal induk RI dikawal dua KRI dan pesawat TNI AL

Pewarta: Walda Marison
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |