Jakarta (ANTARA) - Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Jakarta Pusat, menargetkan penataan kawasan unggulan pada Triwulan III di Gang Garuda RT 08/RW 06 rampung pada akhir September 2026.
Sekretaris Kelurahan Gunung Sahari Selatan Tarida Nababan mengatakan penataan kawasan tersebut telah berlangsung selama tiga bulan dan saat ini telah mencapai 80 persen.
"Penataan kawasan di Gang Garuda sudah berjalan tiga bulan, telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung akhir September," kata Tarida dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Tarida mengatakan kawasan tersebut sebelumnya dalam kondisi tidak terawat dan dipenuhi sampah serta puing.
Penataan kemudian dilakukan melalui kolaborasi antara pengurus RT, RW, LMK, petugas PPSU, dan sejumlah satuan kerja perangkat daerah terkait.
"Kita jadikan kembali tempat ini menjadi taman yang asri penuh dengan tanaman dan mural yang menyejukkan mata ketika melihatnya," ujarnya.
Dalam penataan tersebut, kelurahan juga menyediakan sarana pengelolaan lingkungan berupa lubang biopori, wadah botol plastik, serta pengolahan eco enzyme.
Tarida menjelaskan botol plastik yang dikumpulkan warga akan ditimbang setiap Jumat dan hasilnya dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, eco enzyme yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di kawasan tersebut.
Ia menyebut penataan melibatkan enam petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Gunung Sahari Selatan serta berkolaborasi dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Lingkungan Hidup, Bina Marga, RT, RW, dan LMK.
Kelurahan juga telah mengajukan permohonan kepada Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) untuk penyediaan bibit tanaman produktif yang nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar.
Selain itu, penerangan di kawasan tersebut juga akan ditingkatkan.
"Saya mengimbau kepada warga masyarakat dan kelembagaan bahwa taman ini dibuat milik bersama dan bertanggung jawab bersama agar apa yang telah ditata tetap dipertahankan serta dirawat," kata Tarida.
Sementara itu, warga RT 08/RW 06, Teguh, mengapresiasi penataan yang dilakukan Kelurahan Gunung Sahari Selatan karena mengubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi lebih bersih dan asri.
"Saya senang melihat tempat yang dulu terdapat sampah, puing-puing, kumuh, kini menjadi bersih dan indah dengan penataan kawasan yang dilakukan jajaran Kelurahan Gunung Sahari Selatan," ujarnya.
Baca juga: Penataan Kali Sentiong di Paseban dilanjutkan setelah terhenti tahunan
Baca juga: Petojo Utara tata Jalan Tampak Siring Timur jadi ruang publik
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































