Melihat dapur KRI Banda Aceh, tempat diolahnya menu MBG

1 month ago 8

Jakarta (ANTARA) - KRI Banda Aceh-593 menjadi tempat digelarnya kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis, (23/1/2025), ketika sedang bersandar di Kolinlamil, Jakarta Utara.

Dalam program tersebut, tercatat ada 270 siswa yang hadir dari enam Paud dan satu sekolah dasar (SD). Menu yang disajikan berupa daging, sayur, pisang, nasi, telur dan susu.

Makanan tersebut diproduksi oleh koki kapal di dapur KRI. Komandan KRI Banda Aceh-593 Kolonel Laut (P) Sulthon M. Firdaus mengatakan prosedur pembuatan makan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Bahkan, dapur yang dipakai sebagai tempat produksi diklaim memiliki fasilitas yang layak untuk memproduksi makanan bergizi.

ANTARA pun sempat menelusuri dapur KRI Banda Aceh-593. Dari pantauan di lokasi, luas dapur tersebut diperkirakan sebesar 6 x 8 meter.

Setiap sudut dapur dipenuhi alat masak yang mayoritas terbuat dari stainless steel yang mengkilap. Lantai pun terlihat bersih tanpa noda bekas sayur atau buah buahan.

Dapur tersebut memiliki fasilitas delapan boiler atau tempat merebus makanan. Delapan boiler itu biasa dipakai untuk merebus makanan dalam jumlah besar.

Selain itu, di posisi tengah dapur juga terdapat enam tungku listrik yang berfungsi untuk menggoreng bahan makanan. Dapur juga dilengkapi dengan air fryer berukuran besar untuk menggoreng makanan tanpa minyak.

Tidak ketinggalan ada wastafel yang berjejeran di sepanjang sisi dapur.

Proses pembuatan menu makanan MBG oleh TNI AL di dapur KRI Banda Aceh-593, Kamis (23/1/2025) (ANTARA/Ho-KRI Banda Aceh 593)
Kondisi dapur KRI Banda Aceh 593 tempat memasak menu makanan MBG, Kamis (23/1/2025) (ANTARA/HO-KRI Banda Aceh 593)

Di sudut dapur, terdapat pintu besar berbahan dasar besi yang menutup sebuah ruangan cukup besar. Ruangan tersebut merupakan kulkas besar yang berfungsi menyimpan bahan makanan.

Kulkas tersebut terdiri dari beberapa bagian diantaranya tempat pendingin daging dengan suhu tertinggi, pendingin sayur dan pendingin ikan.

Shulton menambahkan, di ruangan ini lah enam koki andalannya mengolah bahan pangan sejak pukul 04.00 WIB hingga 05.00 WIB menjadi menu makanan bergizi yang disajikan hari ini.

Tidak hanya pihak koki, Shulton juga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam proses memasak makanan guna memastikan makanan bernilai gizi tinggi.

Dia berharap makanan yang diproduksi dapurnya bernilai gizi tinggi sehingga mampu membantu tumbuh kembang anak.

Pewarta: Walda Marison
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |