Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengatakan, pihaknya segera memperluas model kolaborasi penataan kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, ke berbagai kota besar lainnya di Indonesia.
Menteri PKP menyatakan program penataan kawasan di Menteng Tenggulun akan dijadikan model percontohan untuk diterapkan di berbagai kota besar di Indonesia.
"Jadi ini percontohan, percontohan, sesudah ini bagus, kita akan buat di beberapa kota lagi di Indonesia," kata Menteri PKP ditemui saat meninjau progres renovasi 152 unit rumah dan revitalisasi kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, Jumat.
Ia menilai pendekatan kolaboratif yang melibatkan banyak pihak mampu mempercepat penanganan kawasan kumuh tanpa bergantung pada pembiayaan pemerintah semata.
Baca juga: Maruarar: Renovasi rumah tak layak huni Menteng Tenggulun rampung Juni
Baca juga: Maruarar: 80 persen anggaran PKP untuk bedah 400.000 RTLH
Keberhasilan program itu menunjukkan bahwa sinergi antara berbagai elemen dapat menghasilkan perubahan signifikan dalam waktu relatif singkat di kawasan padat penduduk.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memberi keterangan kepada awak media di sela meninjau progres renovasi rumah dan revitalisasi kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). ANTARA/HariantoMaruarar menyebut sejumlah kota besar telah masuk dalam rencana pengembangan program serupa guna memperluas dampak positif penataan kawasan.
"Target wilayah selanjutnya setelah di sini ada kota-kota besar yakni Bandung, Medan. Daerah daerah besar kita siap," ujar Ara.
Menurutnya, setiap daerah nantinya akan menyesuaikan konsep dengan karakteristik lokal, namun tetap mengedepankan prinsip kolaborasi dan gotong royong tanpa menggunakan APBN.
Ia menekankan keterlibatan berbagai pihak dalam program renovasi 152 unit rumah dan revitalisasi kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, menjadi kunci keberhasilan, mulai dari komunitas, sektor swasta, hingga organisasi profesi yang berkontribusi secara aktif.
"Kita kolaborasi dengan Ikatan Arsitek, ada dari PNM yang mengurus sampahnya dan memberdayakan ekonomi keluarga, Astra. Saya hitung ada (sekitar) delapan pihak yang terlibat," beber Ara.
Program itu juga menunjukkan bahwa solusi penanganan kawasan kumuh tidak selalu harus mengandalkan anggaran besar, tetapi dapat dilakukan melalui kerja sama lintas sektor.
Maruarar optimistis model tersebut dapat direplikasi secara luas karena fleksibel dan mampu menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah secara efektif.
Baca juga: Menteri PKP dorong pengembang proaktif akselerasi perumahan nasional
Baca juga: Menteri PKP: Pembangunan huntara Senen agar rakyat dapat hunian layak
Ia berharap dengan perluasan program itu semakin banyak kawasan kumuh yang dapat ditata menjadi lingkungan yang lebih layak, sehat, dan produktif bagi masyarakat.
Adapun renovasi rumah tak layak huni di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, ditargetkan rampung pertengahan Juni melalui kolaborasi gotong royong.
"Target selesai renovasi rumah tak layak huni di Menteng Tenggulun ini ditargetkan 15 Juni (2026)," kata Menteri PKP.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) meninjau progres renovasi rumah dan revitalisasi kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). ANTARA/HariantoPewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































