Jakarta (ANTARA) - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara menggelar pra-Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara daring yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media di Jakarta dalam rangka meningkatkan profesionalisme jurnalis.
Direktur Komersil, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi Perum LKBN ANTARA, Rachmat Hidayat, saat membuka pra-UKW, di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa pra-UKW ini merupakan kegiatan pembekalan agar para peserta siap menghadapi uji kompetensi.
“Kegiatan pra UKW ini diharapkan bisa menjadi bekal bagi rekan-rekan jurnalis sebelum mengikuti uji kompetensi wartawan nantinya,” kata Rachmat.
Sementara itu, Perum LKBN Antara akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan pada 4-5 Februari 2026 untuk 30 jurnalis dari tiga jenis platform media, yang meliputi siber, foto, dan TV.
Menurut Rachmat, pelaksanaan UKW tersebut merupakan bentuk dari komitmen ANTARA dalam mendukung peningkatan profesionalisme dan kompetensi jurnalis di tanah air.
Di sisi lain, Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, Abdul Manan, mengatakan kegiatan pra UKW membantu para peserta agar makin memahami standar kompetensi, kode etik jurnalistik, serta mekanisme uji kompetensi.
Baca juga: ANTARA dukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Manan juga memberikan materi tentang manajemen konvergensi media massa, kode etik jurnalistik dan hukum pers, dan lain sebagainya.
Pelaksanaan pra-UKW dan UKW tersebut didukung berbagai mitra strategis, yakni PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Lubricants, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Semen Indonesia Group (Persero) Tbk (SIG), PT Bukit Asam Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT. Pelni, PT Bursa Efek Indonesia, dan BPJS Kesehatan.
Baca juga: SP ANTARA harap kesejahteraan pegawai naik setelah perombakan direksi
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































