Airlangga targetkan anggaran insentif Lebaran 2026 capai Rp13 triliun

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan target total anggaran yang disiapkan untuk program insentif selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 mencapai sekitar Rp13 triliun.

Paket kebijakan itu mencakup diskon tarif transportasi, diskon tarif tol, serta bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng Minyakita.

"Kisarannya Rp13 triliun," kata Airlangga di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan insentif tersebut dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas selama musim mudik Lebaran.

Airlangga menerangkan skema dan besaran paket kebijakan Lebaran tahun ini diperkirakan lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. Pemerintah juga masih menyiapkan sejumlah insentif tambahan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Seperti sebelumnya. Kemudian mungkin jumlahnya (insentif) akan lebih banyak, akan lebih besar," ujarnya.

Adapun kebijakan diskon transportasi sebelumnya telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 dan dinilai efektif mendorong mobilitas serta menjaga momentum aktivitas ekonomi nasional.

Realisasi program diskon transportasi saat Nataru dinilai melampaui target di sejumlah moda.

Di sektor kereta api, diskon 30 persen tiket kereta ekonomi komersial yang dikelola PT Kereta Api Indonesia berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 untuk 156 kereta reguler dan 26 kereta tambahan. Dari target 1,5 juta penumpang, realisasinya mencapai 1,7 juta penumpang atau 112,6 persen.

Pada angkutan laut, PT PELNI memberikan diskon tarif 20 persen dari tarif dasar di luar asuransi dan pas pelabuhan pada 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 di 25 kapal penumpang seluruh trayek. Realisasi penumpang menembus lebih dari 406 ribu orang atau sekitar 100 persen dari target 405 ribu penumpang.

Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon jasa pelabuhan hingga 100 persen atau setara sekitar 19 persen tarif terpadu rata-rata di 16 pelabuhan dan delapan lintasan selama periode yang sama. Realisasi tercatat sekitar 206 ribu penumpang atau 90,9 persen dari target dan 465 ribu kendaraan atau 94,5 persen dari target.

Di sektor penerbangan, insentif diberikan melalui skema PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk tiket kelas ekonomi, diskon fuel surcharge, pemotongan biaya jasa kebandarudaraan, serta perpanjangan jam operasional bandara. Kebijakan ini menurunkan harga tiket pesawat sekitar 13–14 persen, dengan realisasi penumpang mencapai 3,7 juta orang atau 104,2 persen dari target 3,5 juta penumpang.

Baca juga: Airlangga: Insentif diskon tiket pesawat saat Lebaran 2026 disiapkan

Baca juga: Gojek pastikan beri BHR Lebaran tahun ini bagi mitra pengemudi

Baca juga: Tiket kereta api Lebaran bisa dipesan mulai 25 Januari 2026

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |