Jakarta (ANTARA) -
Ketua RT 004/RW 001, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Sya Bani mengaku rela tak mudik ke kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah, di momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah karena menjaga rumah warga yang kosong.
"Tahun ini tidak mudik dulu karena jaga wilayah. Takut ada maling karena warga di sini kebanyakan mudik, jadi rumah banyak yang kosong," kata dia di Jakarta, Rabu.
Menurut dia upaya ini dilakukan demi menjaga wilayahnya agar tetap aman dan terhindar dari aksi pencurian rumah kosong.
“Kami tidak mau aksi pencurian rumah kosong terjadi di sini dan kami bersama warga lain menjaga lingkungan di sini saat libur dengan melakukan patroli rutin secara bergantian baik siang maupun malam hari,” ujarnya.
Untuk menghilangkan rasa rindu ke kampung halaman, dirinya memanggil keluarga besar yang tinggal di sekitar Jabodetabek untuk datang bersilaturahmi ke tempat tinggalnya.
"Alhamdulillah rasa kangen akan kampung halaman bisa sedikit terobati dengan kedatangan saudara-saudara," ucapnya.
Dia menambahkan warganya sejak perayaan Imlek, Nyepi hingga Idul Fitri sudah banyak yang mudik dan pergi liburan karena kebanyakan warga keturunan.
"Wilayah kami sepi sejak perayaan Imlek, Nyepi hingga Lebaran ini sudah pergi mudik, makanya kami siaga. Syukurlah tidak ada kejadian yang rumahnya kemalingan," kata Bani.
Baca juga: Warga Jakarta Utara diminta pastikan rumah aman saat ditinggal mudik
Baca juga: Wali Kota Jakut minta warga yang mudik titip rumah ke tetangga
Baca juga: Polisi patroli rumah kosong yang tinggal mudik warga Jakut
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026


















































