Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pengguna angkutan umum meningkat 11,11 persen hingga H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, menjadi 15,39 juta orang dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 13,85 juta penumpang.
"Berdasarkan hasil pemantauan sementara Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum dari H-8 (13 Maret 2026) sampai dengan H+3 (24 Maret 2026) sebanyak 15.397.417 orang, naik 11,11 persen dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025 sebanyak 13.858.086 orang," kata Dudy dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Dia menyampaikan hal itu saat meninjau langsung kondisi arus balik melalui Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Rivan A. Purwantono, dan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.
Dudy menyampaikan Kementerian Perhubungan terus memantau pergerakan penumpang angkutan umum selama masa angkutan Lebaran dari H-8 hingga H+3.
"Data tersebut masih bersifat dinamis karena proses perhitungan masih terus berlangsung hingga 30 Maret 2026. Kami masih melihat adanya potensi puncak arus balik pada 28-29 Maret 2026,” ujar Menhub
Baca juga: Jasa Marga prediksi puncak arus balik 29 Maret capai 250.000 kendaraan
Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan arus balik lebih awal, yakni pada 26-27 Maret 2026. Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 28-29 Maret 2026.
Dia juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) maupun diskon tarif tol yang diberlakukan pada tanggal 26-27 Maret sebesar 30 persen yang berlaku di sembilan ruas jalan tol.
"Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan ini sehingga kita bisa mengurangi kepadatan yang kita prediksi akan terjadi pada tanggal 28 atau 29 Maret mendatang," tutur Dudy.
Ia juga mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih bijak agar perjalanan balik dapat berlangsung aman dan nyaman. Dengan pengaturan waktu yang baik, kepadatan lalu lintas diharapkan dapat tersebar pada periode yang lebih panjang.
Menhub juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama perjalanan mudik dan balik telah mematuhi arahan petugas di lapangan. Kepatuhan tersebut ikut mendukung penurunan angka kecelakaan maupun fatalitas selama masa angkutan Lebaran.
Dia berharap pula hingga tanggal 29 mendatang, tingkat kecelakaan maupun fatalitas menurun agar masyarakat dapat kembali dengan aman dan selamat.
Baca juga: Kapolri pastikan pengendalian lalu lintas arus balik berjalan optimal
Baca juga: Menteri PU: Arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan relatif lancar
Baca juga: Pemerintah imbau masyarakat hindari puncak arus balik 28-29 Maret
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































