Penumpang arus balik H+4 Lebaran di Terminal Kalideres membeludak

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Volume penumpang arus balik H+4 Lebaran, Rabu, di Terminal Kalideres, Jakarta Barat melonjak hingga 2.221 orang mulai pukul 00.00 - 20.00 WIB.

Jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan dengan H-3 Lebaran, Selasa (24/3) yang hanya mencapai 1.609 penumpang mulai pukul 00.00 - 22.00 WIB.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo mengatakan, volume penumpang arus balik pada hari ini akan terus bertambah hingga pukul 24.00 WIB.

"Diprediksi akan ada kenaikan mencapai 2.500 penumpang," kata Nur saat dihubungi di Jakarta, Rabu malam.

Prasetyo menjelaskan, pada arus balik ini, rata-rata penumpang dari Sumatera banyak yang tiba antara pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB dini hari. Sedangkan, untuk rute jarak pendek seperti dari Jawa Tengah, biasanya puncak kedatangan terjadi pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

"Kami memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada hari Jumat (27/3). Hal itu karena penumpang akan dapat beristirahat pada hari Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3), sehingga pada hari Senin (30/3) mereka sudah bisa kembali bekerja dengan normal seperti biasa," ujarnya.

Pihaknya pun mengimbau para penumpang dan operator bus AKAP yang kembali ke Jakarta untuk menurunkan pemudik di dalam terminal.

"Di setiap terminal sudah tersedia pos terpadu. Jadi, Kami minta agar menaikkan dan menurunkan di dalam terminal karena keamanan lebih terjamin. Apabila terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan, pelaporannya pun dapat dilakukan dengan lebih cepat," pungkasnya.

Baca juga: Volume arus mudik di Terminal Kalideres disebut menurun 51 persen

Baca juga: 14 ribu pemudik berangkat dari Terminal Kalideres

Baca juga: Antisipasi arus balik, 10 Amari tambahan siaga di Terminal Kalideres

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |