Khofifah ajak pers perkuat demokrasi dan kedaulatan bangsa

2 weeks ago 10
Pers yang sehat adalah pers yang menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan terverifikasi, serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan profesional

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak insan pers menghadirkan jurnalisme berkualitas dan berintegritas untuk memperkuat demokrasi serta kedaulatan bangsa pada peringatan Hari Pers Nasional 2026.

“Pers yang sehat adalah pers yang menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan terverifikasi, serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan profesional,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” yang ditetapkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menjadi momentum refleksi peran strategis pers di tengah dinamika demokrasi, sosial, dan ekonomi.

Menurut Khofifah, kualitas pers tidak hanya menentukan mutu informasi publik, tetapi juga berdampak langsung terhadap penguatan demokrasi dan pembangunan ekonomi nasional yang bermuara pada kedaulatan bangsa.

Baca juga: HPN 2026, Seskab: Pers berintegritas pilar penting demokrasi

Ia menegaskan, peran pers profesional semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi digital, karena masyarakat membutuhkan media kredibel sebagai rujukan utama agar tidak terjebak hoaks, misinformasi, dan sensasionalisme.

“Jurnalisme berkualitas akan menjadi referensi masyarakat untuk membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Di sinilah pers berperan menjaga kualitas demokrasi,” katanya.

Khofifah menambahkan pers yang sehat juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional melalui pemberitaan yang objektif dan edukatif sehingga mampu menciptakan optimisme, kepercayaan publik, dan stabilitas sosial.

“Pers yang profesional tidak hanya mengabarkan peristiwa, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Kepercayaan inilah fondasi penting bagi ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat,” ujarnya.

Ia berharap, pers terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat, serta berperan meningkatkan literasi informasi publik dan menghadirkan narasi yang menyejukkan.

“Pers harus menjadi penjernih informasi, penguat literasi publik, dan perekat kebangsaan,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas dedikasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Terima kasih atas kerja keras insan pers yang terus menjaga ruang publik tetap sehat dan mencerahkan,” katanya.

Baca juga: Menkomdigi soroti peran pers di tengah hadapi AI dan disinformasi

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |