Kendaraan sudah bisa melintas di Tol Dalam Kota depan DPR RI

7 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah kendaraan telah melintas di Tol Dalam Kota depan gerbang utama DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Berdasarkan laporan pewarta di lapangan, sejumlah kendaraan tersebut telah melintasi jalan tol sejak pukul 09.00 WIB.

Kondisi arus lalu lintas pun sempat terhambat beberapa saat, tetapi saat tulisan ini diterbitkan telah berjalan normal.

Walaupun demikian, belum tampak armada TransJakarta seperti koridor 9 yang melintasi jalur bus khususnya.

Sebelumnya, terjadi sejumlah aksi unjuk rasa di Jakarta, termasuk di depan gerbang utama DPR RI.

Namun pada Kamis (28/8) malam, Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek daring, meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat,.

Kericuhan di Pejompongan tersebut terjadi setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dipukul mundur oleh polisi.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim pada Jumat (29/8) dini hari mengungkapkan bahwa ada tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dan berada di dalam rantis tersebut, dan mereka kini masih dalam proses pemeriksaan.

Insiden yang menewaskan Affan tersebut memicu unjuk rasa susulan yang melibatkan ratusan anggota masyarakat dan sejawat pengemudi ojek daring di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri di Jakarta, Jumat (29/8) mengungkapkan tujuh nama anggota Brimob yang diduga berada dalam rantis yang melindas Affan Kurniawan hingga meninggal dunia, yakni Aipda M Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Baraka Jana Edi, Baraka Yohanes David, Bripka Rohmat, dan Kompol Cosmas Kaju.

Baca juga: Hujan deras, demonstrasi di depan Gedung DPR mereda

Baca juga: Demonstran mulai blokir ruas Jalan Tol Dalam Kota

Baca juga: Massa kembali berdatangan ke depan Gedung DPR

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |