Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) memprioritaskan program layanan bebas pasung bagi penyandang disabilitas mental serta fasilitasi isbat nikah massal dalam rangkaian Bakti Sosial Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan layanan bebas pasung tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam menghapus praktik pemasungan sekaligus memulihkan hak-hak dasar penyandang disabilitas.
Baca juga: Wamenkes: 12 kabupaten/kota nyatakan bebas pasung-penelantaran ODGJ
"Layanan bebas pasung ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan setiap warga negara, tanpa terkecuali, memperoleh akses terhadap layanan sosial, kesehatan yang layak, dan hidup secara bermartabat," kata dia.
Agus menjelaskan selain membebaskan disabilitas mental dari pasungan, negara juga hadir memfasilitasi sidang isbat nikah gratis bagi pasangan suami istri dari keluarga tidak mampu yang selama ini belum memiliki dokumen pernikahan resmi.
Fasilitasi hukum tersebut sengaja dilakukan untuk memastikan terpenuhinya hak-hak sipil masyarakat prasejahtera, sehingga mereka dapat lebih mudah mengakses berbagai program bantuan sosial kedepannya dari pemerintah.
Bakti sosial yang digerakkan melalui Sentra Handayani Jakarta di Kantor Bupati Pringsewu ini juga menyalurkan paket Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada sedikitnya 579 penerima manfaat dari kelompok rentan.
Adapun paket bantuan Atensi yang diserahkan meliputi pemenuhan hidup layak, modal stimulus kewirausahaan bagi lansia produktif, bantuan biaya pendidikan anak sekolah, serta penyediaan alat bantu penunjang bagi disabilitas fisik.
Kemensos juga mengintegrasikan pemenuhan kesehatan masyarakat lewat pelaksanaan operasi katarak massal bagi warga lanjut usia serta layanan khitanan massal gratis untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Baca juga: Pemprov Jatim percepat realisasi bebas pasung
Baca juga: Dinsos Jatim bebaskan enam ODGJ yang dipasung
Merespons intervensi tersebut, para warga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas hadirnya pelayanan terpadu ini yang dinilai langsung menyentuh problem mendasar kedaruratan sosial di tingkat daerah.
Agenda kemanusiaan ini dihadiri oleh Kepala Sentra Handayani Jakarta Hisyam Cholil, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, jajaran Tenaga Ahli Wakil Menteri Sosial, serta perwakilan Dinas Sosial kabupaten setempat.
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































