Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menilai pelibatan TNI dalam upaya pemberantasan terorisme perlu dibahas lebih matang, terutama terkait porsi dan kerangka hukumnya.
Namun demikian, Maruli menegaskan bahawa pembahasan detail mengenai pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme berada di ranah Markas Besar (Mabes) TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan), bukan di tingkat Angkatan Darat (AD).
"Itu biar saja nanti dari Mabes TNI ya, dari Kemhan. Kalau kami kan masih pembinaan Angkatan Darat. Jadi kita tidak mengikuti detail apa yang didiskusikan tentang itu," ujar Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Maruli secara pribadi memandang bahwa keterlibatan TNI dimungkinkan selama tetap berpegang teguh pada aturan hukum yang berlaku.
Selain itu, ia menilai bahwa seluruh warga negara, termasuk TNI memiliki kewajiban untuk menjaga keamanan dan mempertahankan negara.
"Kalau saya pribadi, semua warga negara punya kewajiban untuk mempertahankan, mengamankan negara, wilayah. Kalau kami mau ikut di situ, misalnya ya, kenapa tidak. Tinggal porsinya diskusikan, supaya jangan ini. Kami ikut hukum saja," kata Maruli.
Lebih lanjut, Maruli menyebut bahwa secara prinsip tugas pemberantasan terorisme dapat masuk dalam kategori Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Namun, realisasi pelibatan TNI secara langsung hingga kini belum dilakukan.
"Sebetulnya di kami ada di situ OMSP, cuma realisasinya kan belum. Kami kan punya Babinsa-Babinsa untuk cegah dini, untuk segala macam. Kenapa tidak digunakan. Gitu saja sih kalau saya, pendapat pribadi saya ya," jelasnya.
Meski demikian, Maruli memastikan bahwa isu TNI terlibat dalam pemberantasan terorisme tidak dibahas secara mendalam dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI/Polri bersama Presiden Prabowo Subianto yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.
Baca juga: KSAD: TNI AD mulai siapkan personel untuk misi Board of Peace
Baca juga: Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak renovasi dua sekolah di Aceh
Baca juga: Kasad Maruli bantu 'speed boat' dukung tugas Kodim Sangihe/Talaud
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Andi Firdaus
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































