Jakarta alami inflasi 0,21 persen pada April 2026

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat Jakarta mengalami inflasi bulanan sebesar 0,21 persen pada April 2026 dibandingkan Maret 2026, yang didominasi peningkatan indeks harga kelompok transportasi.

"Inflasi pada bulan April 2026 di DKI Jakarta secara bulanan didominasi oleh peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi sebesar 1,46 persen dengan andil 0,19 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Senin.

Komoditas yang menyumbang andil inflasi terbesar dalam kelompok tersebut adalah tarif angkutan udara dan bensin dengan andil masing-masing sebesar 0,15 persen dan 0,04 persen.

Adapun andil inflasi komoditas angkutan udara kali ini merupakan yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

"Tingginya inflasi angkutan udara ini dipicu oleh naiknya harga avtur dan kembali normalnya tarif angkutan udara pascadiskon lebaran," kata Kadarmanto.

Sementara itu, kenaikan harga pada bensin non-subsidi pada 18 April lalu menyebabkan komoditas tersebut mengalami inflasi secara bulanan sebesar 0,73 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,04 persen pada DKI Jakarta.

Baca juga: Inflasi tahunan Jakarta sentuh 3,37 persen pada Maret 2026

Selain transportasi, kelompok penyediaan makan dan minum atau restoran juga menjadi penyumbang inflasi Jakarta pada April 2026, dengan andil sebesar 0,09 persen.

Komoditas penyumbang inflasi terbesar dalam kelompok ini adalah ayam goreng yang memberikan andil inflasi sebesar 0,04 persen.

"Meningkatnya harga ayam goreng ini dipicu oleh naiknya harga bahan baku seperti minyak goreng, kemudian tepung terigu dan lain-lain serta dampak dari kenaikan harga plastik pembungkus," kata dia.

Selain komoditas ayam goreng, terdapat pula komoditas lain pada kelompok ini yang juga mengalami inflasi seperti nasi dengan lauk, piza, masakan Jepang, martabak, bebek goreng, hamburger, gudeg, dan lain-lain.

"Namun andilnya tidak sebesar dari ayam goreng. Kenaikan harga komoditas makanan jadi tersebut, salah satunya juga didorong oleh peningkatan harga bahan baku dan harga plastik," kata Kadarmanto.

Kelompok lainnya yang juga menyumbang inflasi bulan ini yakni perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen.

Adapun inflasi DKI Jakarta pada April 2026 secara bulanan lebih tinggi dibandingkan angka nasional yang tercatat sebesar 0,13 persen.

Baca juga: Inflasi daging ayam ras di Jakarta pada Lebaran 2026 lebih terkendali

Baca juga: Jakarta alami inflasi 0,63 persen pada Februari 2026

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |