Jakarta (ANTARA) - Indonesia berhasil promosi ke Piala Davis Grup II Dunia setelah mengalahkan Togo 4-0 pada playoff di Stadion Tenis GBK, Jakarta, Minggu.
Petenis tunggal putra Indonesia Anthony Susanto menutup laga playoff kontra Togo dengan kemenangan atas Kadanga Kili 6-1, 6-4, menyempurnakan tiga kemenangan sebelumnya pada dua partai tunggal dan satu partai ganda.
"Senang, karena kemarin waktu SEA Games juga para pemain memberikan yang terbaik, itu juara, emas. Dan hari ini, sebenarnya tadi sudah menang 3-0 sama Togo. Artinya kan lolos ke grup dua," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di sela pertandingan.
Baca juga: Dominasi nomor beregu SEA Games bukti kebangkitan prestasi tenis
"Nanti September, Insya Allah, entah kita jadi tuan rumah, atau mungkin nanti kita bertandang, tapi sama saja tuan rumah atau pun bertandang, harus tetap bertarung."
Skuad tenis Indonesia pada Piala Davis 2026 diisi oleh para pemain yang juga memperkuat tim tenis Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand yang meraih medali emas nomor beregu putra.
Piala Davis mencari tim yang mampu memenangi tiga pertandingan. Namun jika sudah ada tim yang telah memenangi tiga pertandingan dengan skor 3-0 untuk timnya, pertandingan keempat akan tetap dimainkan.
Ganda putra Indonesia Christopher Rungkat dan Justin Barki memastikan kemenangan Indonesia atas Togo setelah mengalahkan Kwami Stanislas Dussey/Kadanga Kili dengan skor akhir 6-0, 7-5.
Baca juga: Christo/Justin pastikan kemenangan Indonesia atas Togo di Piala Davis
Sebelumnya, pada hari pertama laga playoff Piala Davis Grup II Dunia, Sabtu (7/2), tunggal pertama Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi membawa Merah Putih unggul 1-0 dengan mengalahkan petenis muda Togo Noah Koffi dengan 6-1, 6-1.
Pada partai kedua, tunggal kedua Indonesia Justin sukses membuat Indonesia memimpin 2-0 dengan kemenangan atas Dussey dengan skor 6-0, 6-3.
Kemenangan 4-0 atas Togo tersebut sekaligus membalas kekalahan tim Davis Indonesia dalam laga tandang pada 2024. Akibat kekalahan 2-3 dari Togo saat itu, Indonesia untuk pertama kalinya terdegrasi ke Grup III zona Asia/Oceania.
Pada 2025, tim Indonesia berhasil kembali promosi ke Grup II Dunia setelah mendominasi pool B. Saat itu, tim Indonesia menang 2-1 atas Suriah, menang 3-0 atas Kamboja, menang 3-0 atas Sri Lanka, dan menang 2-1 atas Yordania.
Baca juga: Persiapan tim Piala Davis matang, PELTI targetkan lolos Grup Dunia II
Baca juga: Indonesia bertekad tuntaskan misi revans kontra Togo di Piala Davis
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































