IHSG menguat ikuti global dipicu harapan meredanya tensi geopolitik

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi bergerak naik mengikuti bursa kawasan Asia dan global, seiring meningkatnya harapan meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah.

IHSG dibuka menguat 50,14 poin atau 0,78 persen ke posisi 6.512,57. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,41 poin atau 0,06 persen ke posisi 648,79.

"Apabila IHSG gagal bertahan di atas support 6.431-6.377, tekanan koreksi berpotensi berlanjut menuju 6.290. Sebaliknya, apabila terjadi rebound, IHSG perlu kembali menembus 6.511-6.523, dilanjutkan 6.552-6.591 sebagai resistance terdekat sebelum menguji area 6.723,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai mereda, seiring berkurangnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi, dan meningkatnya harapan terhadap upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik.

Baca juga: BEI: "Short selling" berpotensi tingkatkan likuiditas sampai 17 persen

Arab Saudi menargetkan pemulihan sekitar setengah kapasitas pipa East-West dalam beberapa hari, dengan operasi penuh diperkirakan kembali dalam enam pekan.

Saudi juga mengalihkan sebagian ekspor minyak melalui Selat Hormuz untuk mengurangi risiko gangguan. China dilaporkan mendorong Iran membantu meredam kelompok Houthi setelah adanya permintaan dari Riyadh.

Selain itu, sentimen pasar membaik setelah investor mulai mengesampingkan kekhawatiran pasca keputusan The Fed dan kembali fokus pada penurunan yield obligasi jangka panjang.

Penguatan saham teknologi turut menjadi penopang, yang menunjukkan sektor tersebut kembali menjadi salah satu penggerak utama pasar.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |