HPN 2026, Polda Metro Jaya soroti peran pers sebagai penyeimbang

2 weeks ago 12

Jakarta (ANTARA) - Dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Polda Metro Jaya menyoroti peran pers sebagai penyeimbang kecepatan informasi yang beredar saat ini, yang didominasi melalui akun-akun media sosial.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, yang diwakilkan oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menyebutkan saat ini, setiap orang sudah bisa menjadi wartawan melalui akun media sosialnya masing-masing dalam menyampaikan informasi.

“Akun di media sosial begitu cepatnya, begitu cepatnya dia di jalan-jalan langsung videokan, langsung diviralkan di kanal-kanal media sosial,” kata Dekananto di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

Menyikapi hal itu, jajaran Humas Polda Metro Jaya, kata dia, berperan dalam memberikan keseimbangan informasi kepada masyarakat.

Salah satunya, yaitu melalui akun media sosial TikTok, yang saat ini turut berperan dalam menyebarkan informasi dengan cepat kepada masyarakat terkait kondisi yang terjadi.

“Tentunya, ini juga harus disikapi. Jadi, kalau media online suka terlambat, kalah dengan akun TikTok, ya, mungkin teman-teman di media online yang ada ini harus punya akun TikTok masing-masing lagi. Jadi, akun TikTok itulah yang kemudian menjadikan berita dari teman-teman sekalian. Saat ini, kalau kita lihat algoritma medsos (media sosial), TikTok yang kemudian paling banyak,” tutur Dekananto.

Dia pun berpesan kepada jajarannya di Polda Metro Jaya agar bersinergi dengan insan pers dalam menyampaikan informasi yang aktual dan cepat.

“Berita-berita itu sebetulnya beritanya bagus, tetapi karena kalah cepat dengan media sosial, sehingga berita-berita yang sebenarnya berkualitas dan masyarakat perlu mendapatkan, masyarakat sudah ter-framing dengan berita-berita yang ada di medsos,” ujar Dekananto.

Baca juga: HPN, Menko Muhaimin: Pemerintah perkuat perlindungan pers

Sementara itu, Ketua FWP Achmad Faruk dalam kesempatan tersebut menambahkan insan pers berupaya menjadi pilar demokrasi yang bermanfaat dan memberikan sesuatu yang baik bagi kepentingan publik.

“Untuk itu, harapan besar di Hari Pers Nasional ini, di momentum ini, mudah-mudahan, meskipun media sosial terus membanjiri di platform-platform media, dengan berita-berita yang mungkin tidak berimbang, atau berita-berita hoaks, mudah-mudahan, media tetap menjadi penjernih informasi dan tetap berpihak pada kepentingan publik,” ungkap Faruk.

Selain itu, dalam rangkaian acara tersebut, FWP juga membagikan sembako berupa 100 paket beras yang dibagikan di dua wilayah, yaitu di Sukaraja, Kabupaten Bogor, dan Makasar, Jakarta Timur.

FWP juga memberikan penghargaan kepada Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn sebagai Kasi Humas Terbaik Pilihan FWP berdasarkan penilaian komunikatif, responsif, dan informatif.

Baca juga: HPN, Menteri Arifah sebut peran media edukasi pengasuhan positif

Baca juga: Ketua Dewan Pers: Pers tetap jadi rujukan publik di tengah medsos

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |