Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selata, Andi Sudirman Sulaiman, mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan sama-sama menjaga ketertiban di Sulawesi Selatan dan menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas setiap wilayah masing-masing.
“Sudah ada korban jiwa, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri. Mari kita jaga Sulsel tetap aman dan damai,” kata dia, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Baca juga: Laga PSM vs Persebaya ditunda imbas kerusuhan di DPRD Makassar
Ia turun langsung menemui massa aksi yang menggelar unjuk rasa di Makassar, pada Jumat malam (29/8/2025).
Kehadiran dia menjadi upaya menenangkan situasi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat, yang berharap seluruh pihak dapat terus menjaga suasana damai dalam menyampaikan pendapat.
Baca juga: Ratusan massa serang Polres Metro Jaktim, sejumlah kendaraan terbakar
“Kita semua mencintai daerah ini. Mari kita rawat kedamaian, saling menghormati, dan menjaga persatuan demi masa depan Sulawesi Selatan yang lebih baik,” terangnya.
Sementara itu, aksi demonstrasi di Makassar disebutkan memakan sebanyak empat korban jiwa. Korban tewas akibat terjebak saat massa membakar Gedung DPRD Makassar, Jumat malam.
Baca juga: Mobil operasional jurnalis di Jambi ikut dibakar massa
Keempat korban itu yakni Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah Makassar bernama Syaiful Anwar, Ubay (fotografer DPRD Makassar), Sarina (staf pendamping anggota DPRD Makassar, Andi Tendri Uji) dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja bernama Budi.
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.