Beijing (ANTARA) - Produsen otomotif dari China GAC Group menargetkan penjualan kendaraan mereka pada 2026 mencapai 250.000 hingga 300.000 unit untuk pasar global.
"Untuk tahun 2026, kami target mencapai 250 ribu hingga 300 ribu untuk di pasar luar negara (China)," kata Wakil Direktur GAC Group dan Ketua GAC International Chen Jiacai di Beijing, Jumat.
Target tersebut didasari oleh capaian ekspor kendaraan asal China yang merangsek dalam jajaran 10 besar negara pengekspor kendaraan dunia selama tiga tahun berturut-turut. Tercatat pada kuartal pertama 2026, kendaraan produksi Negeri Tirai Bambu telah mengekspor 2,2 juta unit atau 56 persen lebih banyak dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya.
Baca juga: GAC perkenalkan lima kendaraan di Beijing Auto Show 2026
GAC Group kini berfokus pada produk, jaringan serta pengalaman positif bagi konsumen lewat teknologi yang disematkan pada kendaraan. Ketua GAC Group Feng Xingya mengatakan akan memperkuat pondasi perusahaan dengan menghadirkan kendaraan berteknologi cerdas berbasis energi hijau yang semakin ramah lingkungan dengan menargetkan pasar global.
"Kita akan membangun pondasi yang solid, melalui lokalisasi yang mendalam, mengembangkan melalui teknologi, dan menerima masa depan, melalui ekosistem, dan kreasi," kata Feng.
GAC Group berpartisipasi dalam pameran otomotif bergengsi Beijing Auto Show 2026 yang digelar selama 10 hari pada tanggal 24 April hingga 3 Mei 2026.
Sebanyak 1.451 kendaraan akan dipamerkan, termasuk 181 peluncuran perdana dunia dan 71 mobil konsep.
Baca juga: GAC pertegas arah di Indonesia lewat penguatan teknologi & manufaktur
Baca juga: Produsen lihat respons pasar soal aturan baru pajak EV
Baca juga: GAC beri bocoran tentang SUV off-road baru dengan sistem PHEV
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026


















































