Filipina rayakan HUT Ke-128 Kemerdekaan tekankan pentingnya persatuan

1 week ago 15

Manila (ANTARA) - Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. saat pidato Perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan pada Jumat menekankan pentingnya masyarakat dapat mengambil hikmah sejarah bangsa sebagai landasan pendirian negara pada saat ini dan masa depan.

Marcos juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara di tengah tantangan modern.

"Sejarah Filipina mengajarkan kita bahwa kemerdekaan hanya dapat dicapai melalui persatuan, bahwa para pemimpin sejati mengorbankan kepentingan pribadi bagi kebaikan bangsa, dan bahwa kemerdekaan harus terus dirawat," kata Marcos di Quirino Grandstand, Manila.

Menurut sang presiden, masyarakat Filipina perlu melakukan menjalankan tiga nilai tersebut untuk mengatasi persoalan terkini termasuk korupsi, kemiskinan, ketidakpastian global, hingga perubahan iklim.

Dia menyatakan keyakinannya kepada masyarakat Filipina atas ketahanan, rasa kasih, dan kemampuan untuk bangkit di tengah kesulitan.

"Seiring waktu, Filipina telah menunjukkan kemampuan untuk bangkit membela yang benar, untuk mengasihi satu sama lain, dan bangkit di tengah kesulitan. Khususnya saat menghadapi bencana, kita selalu menunjukkan persatuan, kerja sama dan rasa kasih," ujar Marcos.

Presiden juga mengajak masyarakat agar tidak lelah mencintai, memilih, dan berjuang bagi Filipina, serta memperdalam kesadaran, semakin membela kebenaran, dan memanfaatkan kemampuan untuk kebaikan, bukan untuk menyakiti.

Dia mengajak masyarakat berkompetisi secara sehat dan tidak menipudaya kerja keras orang lain, serta mengutamakan kesejahteraan bangsa di atas kepentingan pribadi.

"Jika kita tetap menjaga filsafah tersebut, kita dapat memastikan generasi masa depan dapat menjaga negara yang kuat, adil, dan makmur," kata Marcos.

Rangkaian Perayaan Ke-128 Kemerdekaan Filipina telah dimulai dari Monumen Nasional Rizal di Manila dimana Presiden bersama kabinet mengibarkan bendera dan meletakkan karangan bunga menghormati Dr Jose Rizal dan para pahlawan bangsa yang berjuang demi kemerdekaan Filipina.

Selain itu, Angkatan Darat Filipina merayakan kemerdekaan melalui pengibaran bendera serentak di seluruh daerah dan diiringi dengan pengibaran bendera Filipina di Markas Besar Angkatan Darat di Fort Bonafacio.

Wakil Panglima AD, Mayor Jenderal Efren Morados, yang mewakili Panglima AD Filipina Letnan Jenderal Antonio Nafarrete di Fort Bonifacio dalam amanatnya mengarahkan seluruh pasukan terus menegakkan konstitusi dan sumpah setia mereka.

Saat itu Nafarrete menghadiri upacara di Monumen Nasional Rizal bersama Presiden Marcos dan Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Rome Brawner Jr.

(Sumber: PNA-OANA)

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |