Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan distribusi bantuan pangan di Kota Bekasi, Jawa Barat berjalan tepat sasaran melalui pengawasan ketat guna menjaga akurasi penerima dan efektivitas penyaluran bantuan pemerintah tersebut.
"Monitoring ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan lancar, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Perum Bulog melaksanakan kegiatan monitoring penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari–Maret 2026 di Kelurahan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/4).
Rizal mengatakan dirinya didampingi Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Barat Nurman Susilo serta jajaran Pemerintah Kota Bekasi memimpin langsung kegiatan pengawasan penyaluran bantuan pangan tersebut.
Dia menyampaikan penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilitas pangan nasional.
“Pagi hari ini, di hari Rabu tanggal 15 April 2026, syukur Alhamdulillah ini merupakan jadwal penyaluran bantuan pangan dari Bapak Presiden kepada masyarakat," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Rizal, pihaknya melakukan pengecekan di Kelurahan Bantar Gebang, Kota Bekasi,
"Terlihat antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak pukul 08.00 hingga 10.30 WIB masih ramai. Masyarakat sangat menunggu bantuan pangan ini,” tutur Rizal.
Ia menjelaskan bantuan yang disalurkan telah sesuai dengan ketentuan, yakni sebesar 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan (Februari–Maret), dengan rincian setiap bulan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per penerima manfaat.
Untuk wilayah Kelurahan Bantar Gebang, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) tercatat sekitar 2.066 penerima. Secara nasional, total penerima bantuan pangan mencapai lebih dari 33 juta PBP.
Lebih lanjut, Rizal mengatakan penyaluran bantuan pangan dilakukan melalui sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi dan dukungan TNI guna mempercepat proses serta memastikan masyarakat menerima bantuan maksimal.
“Penyaluran ini ditargetkan selesai hingga 31 Mei. Dengan kerja sama antara Bulog, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak, Insya Allah target tersebut dapat tercapai,” tambah Rizal.
Melalui kegiatan monitoring, Perum Bulog menegaskan komitmen menjaga kelancaran distribusi bantuan pangan, memastikan ketepatan sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia secara berkelanjutan.
Baca juga: Bapanas sebut bantuan beras dan minyak goreng bentuk kehadiran negara
Baca juga: Bulog salurkan serentak bantuan beras-minyak goreng bagi 32,3 juta KPM
Baca juga: Dirut Bulog sidak Pasar Minggu-Grogol jaga stabilitas pangan strategis
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































